Breaking News:

Berita Aceh Besar

Bandara SIM Sudah Bisa Layani Penerbangan Internasional

Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar sudah memenuhi semua persyaratan untuk melayani penerbangan rute internasional

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Maskapai AirAsia di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Provinsi Aceh 

BANDA ACEH - Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar sudah memenuhi semua persyaratan untuk melayani penerbangan rute internasional.

Saat ini, pihak bandara tersebut hanya tingga menunggu pihak maskapai membuka penerbangan ke sejumlah negara tujuan.

Kepastian Bandara SIM sudah bisa melayani penerbangan internasional setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dan Satgas Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Petunjuk Perjalanan Udara Rute Internasional di sejumlah bandara, termasuk Bandara SIM.

SE tersebut berlaku sejak 1 September 2022.

Kadis Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, membenarkan pihak Kemenhub dan Satgas Covid-19 sudah mengeluarkan SE tentang penerbangan internasional.

Sehingga, saat ini pihak Bandara SIM hanya tinggal menunggu pihak maskapai membuka penerbangan ke Aceh ke luar negeri dan sebaliknya.

“Sekarang tinggal menunggu pihak maskapai membuka penerbangannya ke Aceh,” ujar T Faisal.

Surat Edaran itu berisi tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan luar negeri.

SE tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Mendagri tentang penambahan sejumlah bandara sebagai pintu masuk internasional, salah satunya Bandara SIM.

Baca juga: Pj Gubernur Minta Kemenhub Terbitkan Edaran untuk Bandara SIM

Baca juga: 175 Produk Lokal Aceh Dipamerkan Pada UMKM Fair Bandara SIM

Selain Bandara SIM, ada 14 bandara lain yang ditetapkan sebagai pintuk masuk internasional.

Bandara itu adalah Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (Banten); Bandara Juanda, Surabaya (Jawa Timur); Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali; Bandara Hang Nadim, Batam (Kepulauan Riau); Bandara Sam Ratulangi, Manado (Sulawesi Utara); Bandara Zainuddin Abdul Majid, Lombok (Nusa Tenggara Barat); Bandara Kualanamu, Deli Serdang (Sumatera Utara); Bandara Hasanuddin, Makassar (Sulawesi Selatan); Bandara Yogyakarta; Bandara Minangkabau, Padang (Sumatera Barat); Bandara Sultan Aji, Balikpapan (Kalimantan Timur), Bandara Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru (Riau); Bandara Kertajati, Jawa Barat; dan Bandara Sentani, Papua.

Dalam surat edaran itu dinyatakan bahwa penumpang 18 tahun ke atas harus sudah melakukan vaksinasi ketiga atau booster, yang dibuktikan dnegan sertifikat.

Namun, jika ada penyakit komorbid harus melampirkan surat keterangan dokter.

Bahkan, saat masuk ke Indonesia harus menunjukkan bukti vaksinasi dan mengunduh aplikasi PeduliLindungi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved