Breaking News:

Harga BBM

Penyesuaian Harga BBM untuk Pengalihan Subsidi ke Sektor Lain

Sasaran dari penyesuaian harga BBM, lanjutnya, adalah kemaslahatan dan kebaikan bagi rakyat, terutama yang paling membutuhkan.

Editor: IKL
IST
Dekan FISIP Universitas Almuslim, Rahmad SSos MAP 

SERAMBINEWS.COM - Keputusan pemerintah melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan upaya agar tidak memberatkan APBN dalam menyediakan subsidi untuk sektor energi. Penyesuaian itu memang tak dapat dihindari dalam rangka mengantisipasi dampak negatif lebih besar yaitu krisis dan bangkrutnya APBN, seperti yang dialami Amerika Serikat di mana likuiditas keuangan mereka terganggu hingga terjadi inflasi yang tidak terkendali.

“Subsidi energi yang selama ini diberikan pemerintah sering tidak tepat sasaran sehingga banyak dinikmati oleh kelompok masyarakat golongan menengah ke atas,” ungkap Dekan FISIP Universitas Almuslim, Peusangan, Bireuen, Rahmad SSos MAP.

Menurutnya, keinginan pemerintah untuk menyesuaikan harga BBM tentunya didasarkan pada banyak pertimbangan. Bukan sekadar menjaga stabilitas APBN, tapi juga untuk memacu kesejahteraan masyarakat (public spending) dan kesiapan dukungan anggaran bagi penyelesaian masalah lainnya.

“Saya mendukung penuh pemerintah dalam menyesuaikan harga BBM, sehingga beban subsidi dapat dialihkan secara langsung untuk masyarakat miskin yang benar-benar membutuhkan dalam bentuk bantuan sosial, bantuan langsung tunai, fasilitas kesehatan, serta pendidikan,” tambah dia.

Baca juga: ABA: Penyesuaian Harga BBM Bersubsidi Tak Dapat Dielak

Sasaran dari penyesuaian harga BBM, lanjutnya, adalah kemaslahatan dan kebaikan bagi rakyat, terutama yang paling membutuhkan. Dengan demikian, BBM bersubsidi yang selama ini masih banyak digunakan konsumen yang tidak berhak dapat dihindari. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved