Breaking News:

Luar Negeri

Kisah Raja Inggris Turun Takhta Gara-Gara Wanita Cantik, Tinggalkan Mahkota Demi Nikahi Gadis Pujaan

Salah seorang raja dari Inggris pernah memiliki kisah cinta yang membuat gempar senegara.

Editor: Faisal Zamzami
The Telegraph
Raja Edward VIII dan isterinya. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Salah seorang raja dari Inggris pernah memiliki kisah cinta yang membuat gempar senegara.

Dialah Duke of Windsor alias Raja Edward VIII, yang meninggal pada 1972 dalam usia 78 tahun.

Edward hanya memerintah selama 11 bulan saja, dari 20 Januari 1936 hingga 11 Desember 1936. 

Pendeknya masa kekuasan raja bernama lengkap Edward Albert Christian George Andrew Patrick David ini, bukan karena usia atau diminta mundur, namun karena urusan asmara bersama perempuan bernama Walis Simpson. 

Walis adalah perempuan asal Baltimore, Amerika Serikat, namun hidup bersama suaminya di Inggris.  

Dikutip dari Majalah Intisari terbitan Februari 1976, Edward naik tahta pada 1932 di masa Perdana Menteri Stanley Baldwin. 

Tidak banyak diketahui latar belakang Walis. Namun Edward mengakui bahwa dia merasa tertarik padanya secara perlahan-lahan. 

Dalam keadaan mabuk cinta, dia hanya mengatakan, "Perhatiannya yang tulus pada pekerjaan saya sebagai calon raja lah yang mula-mula menarik perhatian saya," kata Edward.

Baca juga: Wasiat Ratu Elizabeth II, Camilla Kini Menyandang Gelar Permaisuri Raja Charles III

Edward yang jatuh cinta sebelum pengangkatannya sebagai raja, menimbulkan kehebohan bukan saja di keluarga kerajaan bahkan hingga kantor perdana menteri. 

Berkali-kali diadakan pendekatan baik oleh keluarga kerajaan maupun perdana menteri sendiri agar membatalkan rencana pernikahannya. 

Kemudian Baldwin mengusulkan untuk mengadakan pertemuan menteri-menteri utama untuk membicarakan masalah tersebut.

Perkara ini bagi Inggris bukan masalah sepele. 

Keluarga kerajaan dan undang-undang tidak mengenal perkawinan "morganatik", yaitu perkawinan keluarga kerajaan dengan rakyat jelata.

Kabar ini juga sudah terendus media massa Inggris yang dikenal suka menguliti kisah keluarga kerajaan. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved