Breaking News:

Internasional

Wabah Kolera di Suriah Tewaskan Tujuh Orang dan 50 Orang Dirawat di Rumah Sakit

Wabah Kolera besar pertama di Suriah dalam satu dekade telah menewaskan tujuh orang dan menginfeksi lebih dari 50 orang.

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Seorang pasien kolera yang terbaring di ranjang rumah sakit diperiksa oleh tim dokter Suriah. 

SERAMBINEWS.COM, DAMASKUS - Wabah Kolera besar pertama di Suriah dalam satu dekade telah menewaskan tujuh orang dan menginfeksi lebih dari 50 orang.

Kementerian Kesehatan Suriah mengatakan wabah kolera terjadi di tengah kerusakan yang meluas pada infrastruktur pengolahan air.

Dalam sebuah pernyataan kementerian mengkonfirmasi 53 kasus kolera yang tersebar di lima dari 14 provinsi, dengan jumlah tertinggi tercatat di provinsi utara Aleppo, seperti dilansir AFP.

Dikatakan tujuh orang telah meninggal karena penyakit itu.

Jumlah korban terbaru datang setelah kementerian melaporkan dua kematian akibat kolera yang dikonfirmasi pada Senin (12/9/2022).

Kolera umumnya tertular dari makanan atau air yang terkontaminasi, dan menyebabkan diare dan muntah.

Baca juga: WHO Peringatkan Penyebaran Wabah Kolera di Suriah, Usai Kasus Pertama Tercatat Pada 2009

Ini dapat menyebar di daerah pemukiman yang tidak memiliki jaringan pembuangan air limbah atau air minum utama.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan tentang risiko kolera yang sangat tinggi dapat menyebar ke seluruh Suriah.

WHO mengatakan kasus terbaru adalah yang pertama dilaporkan di negara itu sejak 2009, ketika 342 kasus dikonfirmasi di provinsi timur Deir Ezzor dan provinsi utara Raqqa.

Lebih dari satu dekade perang saudara sejak itu telah merusak dua pertiga instalasi pengolahan air Suriah.

Termasuksetengah dari stasiun pompa dan sepertiga menara air, kata Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF).

Hampir setengah populasi bergantung pada sumber air alternatif dan seringkali tidak aman, sementara setidaknya 70 persen limbah tidak diolah, tambahnya.

Baca juga: Pengungsi Suriah Mulai Dibenci Warga Turki, Kejahatan Terus Meningkat, Termasuk Pembunuhan

Wabah kolera melanda negara tetangga Irak musim panas ini untuk pertama kalinya sejak 2015.

Di seluruh dunia, penyakit ini mempengaruhi antara 1,3 juta dan empat juta orang setiap tahun, membunuh antara 21.000 dan 143.000 orang.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved