Sabtu, 23 Mei 2026

Info Singkil

Situs Sejarah Peradaban Singkil Lamo Jadi Daya Tarik Wisatawan

Wisatawan jika hanya menikmati keindahan alam akan sebentar. Tapi kalau ada story akan tertarik lebih lama

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/DEDE ROSADI
Pj Bupati Aceh Singkil, Marthunis bersama peserta diskusi publik bertajuk menyikap tabir situs sejarah peradaban Singkil Lamo, di Kupie Raja, Kamis (15/9/2022) 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Komunitas Kupie Raja menggelar diskusi publik bertajuk menyikap tabir situs sejarah peradaban Singkil Lamo, Kamis (15/9/2022). 

Diskusi dengan inisiator Sekda Aceh Singkil, Azmi itu, dibuka Penjabat (Pj) Bupati Aceh Singkil, Marthunis. Hadir sebagai pemateri Antropolog Dr Muhajir Al-Fairusy. 

Hadir juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Khalilullah serta tokoh masyarakat dan pemerhati sejarah.

Diskusi tersebut mendapat sokongan dari Kopie Raja sebagai penyedia tempat dan RRI Stasiun Produksi Singkil.

Peradaban Singkil Lamo Dikupas Antropolog, Bakal Jadi Cagar Budaya dan Brand Story Pemikat Wisatawan

Marthunis mengatakan, peradaban Singkil Lamo dapat menjadi brand story yang memikat wisatawan datang. 

"Wisatawan jika hanya menikmati keindahan alam akan sebentar. Tapi kalau ada story akan tertarik lebih lama," kata Marthunis. 

Marthunis lantas meminta peradaban Singkil Lamo dan artepaknya dibuat cerita.

"Apa filosofinya diceritakan," ujarnya. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, sebut Marthunis sangat mendukung. Bahwa daerahnya punya sejarah bagus di Singkil Lamo yang dapat menarik banyak orang datang.

Sebab dengan banyaknya orang datang maka, dapat mendorong perekonomian. 

Sejarah ini bisa diceritakan secara ilmiah maupun fiksi.

"Kita bisa cerita fiksi dan non fiksi Atlantis itu ada di Singkil. Atlantis ada di dasar laut, siapa tahu ada Atlantis di Singkil Lamo ini," kata Marthunis.

Tamu Berkunjung ke Kantor Bupati Aceh Singkil Wajib Registrasi 

Sebelumnya Sekda Aceh Singkil, Azmi menyatakan Singkil Lamo, kedepannya dapat ditetapkan sebagai cagar budaya.

Sehingga bisa bermanfaat bagai generasi penerus. 

Antropolog Dr Muhajir Al Fairusy dalam pemaparannya menyebutkan bahwa Singkil berkontribusi dalam perdagangan rempah Nusantara. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved