Breaking News:

Berita Langsa

Usai Bertemu Menteri LHK, Objek Wisata Hutan Mangrove Kuala Langsa akan Segera Dibuka Kembali

Hutan Mangrove menjadi objek wisata, hutan mangrove terbesar di Asia Tenggara itu terus terjaga, begitu juga biota laut

Penulis: Zubir | Editor: Muhammad Hadi
Foto Humas PT Pekola
Pemandangan kawasan ekowisata Manggrova Kuala Langsa di foto dari posisi atas udara. 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Pj Wali Kota Langsa Ir Said Mahdum Majid, dalam kesempatan safari subuh di Masjid Babussalam Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Jumat (16/9/2022) mengatakan bahwa objek wisata Hutan Mangrove Kuala Langsa akan segera dibuka kembali.

Sebelumnya sejak tanggal 28 Agustua 2022 objek wisata ini ditutup sementara terkait berakhirnya kontrak CV. Ayudhia dengan PT. Pekola dan juga berakhirnya izin kontrak baru dengan Pemerintah Aceh melalui DLHK Aceh.

Lebih lanjut disampaikan Pj Wali Kota, hasil pertemuan pihaknya dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya, MSc baru-baru ini di Banda Aceh, bahwa apa yang dilakukan Pemko Langsa dalam upaya pelestarian lingkungan sudah sangat baik.

Artinya, dengan telah dijadikannya Hutan Mangrove menjadi objek wisata, hutan mangrove terbesar di Asia Tenggara itu terus terjaga, begitu juga biota laut, serta telah membangkitkan perkembangan ekonomi masyarakat sekitar.

Baca juga: Tinjau Lokasi Kebakaran, Pj Wali Kota Langsa Serahkan Bantuan Sembako dan Uang Tunai Kepada Korban

Jadi, sambung Said Mahdum, sambil menunggu izin tertulis dari Kementrian LHK RI.

Pemko Langsa juga telah mendapat izin lisan dari Menteri LHK dapat melakukan kegiatan pengawasan, pemeliharaan dan melakukan pemberdayaan lingkungan, sarana dan prasarana wisata yang berada di kawasan Hutan Mangrove ini.

Namun, untuk menghindari potensi pungutan liar (pungli), restribusi masuk objek wisata mangrove Kuala Langsa ini belum dapat dipungut, mengingat izin tertulis masih dalam proses di Kementerian LHK.

Baca juga: Uang Dayah MUDI Samalanga Habis Digunakan Perampok, Polisi Amankan Duit Rampokan di Bener Meriah

"Restribusi kembali diberlakukan setelah kita menerima rekomendasi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Penyelenggara Kehutanan," jelasnya.

Pj. Wali Kota Langsa Ir. Said Mahdum Majid saat menyampaikan tausiah safari subuh di Masjid Babussalam Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat.
Pj. Wali Kota Langsa Ir. Said Mahdum Majid saat menyampaikan tausiah safari subuh di Masjid Babussalam Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat. (Foto Diskominfo Langsa)

Kemudian, terang Said Mahdum yang yang dilantik Pj. Walikota Langsa Tanggal 29 Agustus 2022 ini, bahwa Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, serta Pemanfaatan Hutan di Hutan Lindung dan Hutan Produksi.

Bahwa untuk mengelola kembali objek wisata Hutan Mangrove di Gampong Kuala Langsa tersebut harus diajukan permohonan kembali. (*)

Baca juga: Link Live Streaming Liga 2 Semen Padang vs Persiraja, Waspadai Ambisi Kabau Sirah, Nonton Di SINI

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved