Breaking News:

Mata Lokal Memilih

Pj Gubernur Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBA 2022

Pj Gubernur Aceh Ahmad Marzuki dalam sidang paripurna DPRA, pada Jumat (16/9/2022) menyampaikan Nota Keuangan Perubahan APBA 2022

Editor: bakri
For Serambinews.com
Suasana rapat paripurna DPRA 

BANDA ACEH - Pj Gubernur Aceh Ahmad Marzuki dalam sidang paripurna DPRA, pada Jumat (16/9/2022) menyampaikan Nota Keuangan Perubahan APBA 2022 kepada DPRA dengan nilai belanja pembangunan Rp 16,706 triliun, bertambah Rp 536,066 miliar dari belanja APBA murni 2022 Rp 16,170 triliun.

Sementara target pendapatan dinaikkan Rp 4,556 miliar, menjadi Rp 13,357 triliun, dari target pendapatan APBA murni.

Sedangkan pembiayaan netto dianggarkan senilai Rp 3,349 triliun, meningkat Rp 531,509 miliar dibanding pembiayaan netto dalam APBA murni 2022 sebesar Rp 2,865 triliun.

Acara sidang paripurna DPRA dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Perubhan RAPBA 2022, dibuka oleh Wakil Ketua II DPRA, Hendra Budian, didampingi Ketua Samsul Bahri dan Wakil ketua III, Safaruddin.

Jumlah anggota dewan yang hadir hanya berkisar 30 orang dari total 81 anggota DPRA.

Pj Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki dalam pidatonya yang dibacakan Sekda Aceh Bustami SE MSi mengatakan, berdasarkan ketentuan pasal 117 Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019, tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, kepala daerah wajib menyampaikan rancangan perda/rancangan qanun tentan perubahan APBD/APBA kepada DPRD/DPRA disertai penjelasan dan dokumen pendukung untuk dibahas bersama dalam rangka memperoleh persetujuan bersama paling lambat minggu kedua bulan September tahun anggaran berkenaan.

Secara umum, kata Pj Gubernur Aceh, kebijakan perubahan APBA TA 2022 dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan yang tidak sesusi dengan asumsi kebijkan umum anggaran murni, sehingga harus dilakukan pergeseran anggaran antar kegiatan dan jenis belanja.

Dengan demikian diharapkan APBA pasca perubahan akan memiliki daya serap yang tinggi, sehingga SILPA Tahun Anggran 2022 lebih rendah, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pada sisis kebijakan belanja, menurut Pj Gubernur Aceh, RAPBA Perubahan 2022 sudah diselaraskan dengan isu-isu aktual saat ini, yaitu penurunan angka kemiskinan, pengangguran, stunting, penanganan inflasi daerah yang diamanatkan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

Baca juga: Gaji PNS Ada Kemungkinan Naik, Presiden Jokowi akan Sampaikan Nota Keuangan 2023 Besok

Baca juga: Jokowi Akan Sampaikan Nota Keuangan RAPBN 2023 Besok, Gaji PNS Naik?

Selain itu untuk memenuhi kewajiban pihak ketiga terhadapa pekerjaan-pekerjaan yang telah selesai dikerjakan pada tahun-tahun sebelumnya dan sudah memenuhi syarat pembayaran sebagaimana ketentuan perundang-undangan.

Ketua DPRA, Samsul Bahri, usai sidang paripurna mengatakan, perubahan RAPBA 2022 ini dilakukan Pj Gubernur Aceh untuk menyesuaikan kondisi yang berkembang dalam Tahun Anggaran 2022. (her)

Baca juga: Banggar DPRA Tanggapi Nota Keuangan RAPBA 2022,Tuntut Pergantian Kepala Biro Pengadaan Barang & Jasa

Baca juga: Gubernur Nova, Sampaikan Nota Keuangan RAPBA 2021 Senilai Rp 16,990 T

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved