Minggu, 10 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Pria Wajib Tahu, Begini Bentuk Peran Suami dalam Mendukung Istri Menyusui Hingga Bermanfaat Banyak

Selain itu, suami juga harus mampu menghadirkan suasana menyenangkan agar istrinya selalu bahagia selama fase menyusui.

Tayang:
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Mursal Ismail
IST via Tribun Palu
Ilustrasi ibu menyusui 

Di dalamnya terkandung satu juta sel leukosit (sel darah putih). Jadi, penuhi hak anak untuk mendapat ASI, terutama ASI eksklusif.

Baca juga: Mitos Bayi Baru Lahir Minum ASI Bisa Sebabkan Kematian Harus Dilawan, Menyusui Itu Sangat Penting

"ASI itu cairan terbaik yang kaya nutrisi, tetapi menyusui lebih diutamakan.

Jangan sampai ada ibu yang hanya mau memerah susunya lalu ditaruh di dot karena ia menganggap menyusui itu akan menyebabkan payudaranya kendor," ujar Lia.

Untuk diketahui, lanjut Lia, perubahan bentuk payudara itu bukan disebabkan oleh menyusui, melainkan karena proses kehamilan.

Menurutnya, ibu yang menyusui justru akan mendapatkan banyak manfaat. Pertama, menyusui akan mengurangi risiko si ibu terkena kanker payudara. Kedua, rahimnya lebih cepat kembali ke ukuran normal.

"Berat badannya pun akan kembali normal dengan cepat. Ibu menyusui akan kembali terlihat singset dan cantik. Suaminya pasti tetap senang," ujar dr Lia.

"Bayi yang sehat karena mendapat ASI yang cukup, juga akan menguntungkan ayahnya.

Anak jarang sakit, manfaatnya ke ayah; ayahnya tak perlu sering cuti atau sering bawa anak ke rumah sakit. Juga tak perlu beli susu formula sebelum waktunya," kata Lia Subhan.

Baca juga: Jangan Dibuang! Inilah 7 Manfaat Biji Kurma untuk Kesehatan, Lancarkan ASI hingga Redakan Sakit Gigi

Lia juga mengutip hasil riset bahwa 95 persen keberhasilan menyusui dipengaruhi oleh faktor keluarga, terutama suami yang mendukung istrinya menyusui.

Ia tambahkan bahwa melalui aktivitas menyusui, bayi akan mendapat nutrisi yang seimbang, antibodinya terbentuk, dan ada bounding (kedekatan antara bayi dengan ibunya). Dan ini akan meningkatkan naluri keibuan.

Dokter Natasha Phebe menyatakan, ada empat standar global program menyusui yang harus dicermati oleh semua pihak.

Pertama, inisiasi menyusui dini. Kedua, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan. Ketiga, makanan pendamping ASI. Keempat, menyusui minimal dua tahun.

Tasha juga menyinggung tentang kolostrum yang sangat bermanfaat bagi saya tahan tubuh anak. "Jadi, kolostrum itu jangan pernah dibuang hanya karena lebih kental dan warnanya kuning, tidak seputih ASI," ujarnya.

Dalam kaitannya dengan inisiasi menyusui dini, kata Tasha, sebaiknya pasangan yang hendak menikah sudah punya komitmen bahwa bayi mereka nantinya akan disusui hingga dua tahun.

Baca juga: Hukum Bagi Istri Minum Obat ASI untuk Menyusui ke Anak Angkat - Konsultasi Agama Islam

"Selain itu, setiap pasangan harus aktif mempelajari informasi tentang menyusui. Jangan tunggu si adik lahir baru cari informasi. Bekali diri kita dengan inisiasi menyusui dini dan pastikan gizi ibu hamil dan menyusui terpenuhi," kata Tasha.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved