Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Tangisan Hamidah yang Rumahnya Ambruk Diterjang Angin Kencang dan Hujan Lebat di Lhokseumawe

Satu unit rumah beratap rumbia di Desa Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Sabtu (17/9/2022) malam sekitar pukul 20.30 WIB, ambruk

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Hamidah yang rumahnya ambruk sedang menangis - Satu unit rumah beratap rumbia di Desa Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Sabtu (17/9/2022) malam sekitar pukul 20.30 WIB, ambruk, setelah diterpa angin kencang dan hujan lebat 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE -  Satu unit rumah beratap rumbia di Desa Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Sabtu (17/9/2022) malam sekitar pukul 20.30 WIB, ambruk, setelah diterpa angin kencang dan hujan lebat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Rumah yang ambruk adalah milik Muksin (44) yang merupakan seorang nelayan. 

Selama ini, rumah tersebut dihuni Muksin bersama istri Hamidah (40).

Sesuai informasi dihimpun Serambinews.com, saat itu, Lhokseumawe dan sekitar sedang dilanda hujan lebat yang disertai angin kencang.

Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang, Satu Rumah di Lhokseumawe Ambruk

Karena kondisi cuaca ekstrim tersebut, Muksin yang saat  itu sedang berada di luar langsung pulang ke rumah.

Saat Muksin sampai di depan rumah, istrinya yang awalnya di dalam rumah juga langsung keluar.

Tidak lama kemudian, rumahnya pun ambruk. Sehingga kedua penghuni rumah tersebut selamat.

Tidak lama kemudian, Polisi bersama  tim BPBD Kota Lhokseumawe dan anggota RAPI, mengevakuasi barang-barang miliki korban ke rumah tetangga. 

Efek lainnya dari kejadian tersebut, arus listrik sempat padam di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Jawaban Jusuf Kalla Saat Ditanya Dukung Siapa Untuk Capres 2024

Sedangkan pada Minggu pagi tadi, Tagana Lhokseumawe juga telah membangun tenda darurat, yang akan menjadi tempat tinggal sementara bgai korban.

Serta pada sore harinya, Pemerintan Kota Lhokseumawe menyalurkan bantuan masa panik. 

Saat prosesi penyerahan bantuan masa panik tersebut, terlihat Hamidah selaku korban menangis hingga terisak, hingga sempat membuat suasana hening.

Keluarga miskin ini pun sangat mengharapkan agar adanya bantuan agar mereka bisa membangun rumah kembali.(*)

Baca juga: Profil Azyumardi Azra, Ketua Dewan Pers yang Pernah Jadi Rektor UIN Jakarta Meninggal Dunia

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved