Info Kesehatan
Ini Kawasaki, Penyakit yang Kerap Serang Balita Beserta Cara Penanganannya
Penyakit ini kembali menyita perhatian publik setelah Tiktok @ibuyumna menceritakan kronologi sang buah hati terserang...
SERAMBINEWS.COM - Penyakit Kawasaki kerap kali menyerang bayi dan anak-anak, terutama balita.
Penyakit ini kembali menyita perhatian publik setelah Tiktok @ibuyumna menceritakan kronologi sang buah hati terserang penyakit itu.
Lalu apa itu penyakit kawakasi dan apa gejalanya? Ini penjelasannya.
Dilansir dari pediatrics.ucsd.edu, Kawasaki merupakan penyakit yang disebabkan peradangan pembuluh darah di seluruh tubuh.
Penyakit ini pertama ditemukan oleh seorang dokter anak bernama Kawasaki di Jepang pada tahun 1967 sehingga untuk menghargai jasanya, penyakit ini dinamai Kawasaki.
Penyakit ini selalu menyerang anak-anak terutama di usia di bawah lima tahun, dan banyak ditemukan pada anak laki-laki.
Gejala
Saat anak terserang penyakit Kawasaki ada beberapa gejala yang patut diwaspadai seperti: demam beberapa hari, timbul ruam atau bercak merah, pembengkakan tangan dan kaki, mata merah, iritasi dan peradangan selaput lendir mulut, bibir, lidah, dan tenggorokan serta pembengkakan kelenjar getah bening di leher.
Dampak jangka pendek mungkin tidak terlalu serius, tetapi pada beberapa kasus dapat terjadi komplikasi jangka panjang termasuk kerusakan arteri koroner.
Penyebab
Hingga saat ini belum diketahui secara jelas penyebab penyakit Kawasaki. Banyak peneliti berpendapat bisa diakibatkan infeksi (virus atau bakteri).
Ada pula pendapat terkait kecenderungan faktor herediter atau keturunan sehingga misalnya lebih sering ditemukan pada keturunan Jepang namun hingga saat ini tidak ada bukti bahwa penyakit ini bisa menular.
Penanganan
Adapun penanganan bagi penderita Kawasaki adalah pemberian gamaglobulin (fraksi protein darah manusia) dosis tinggi yang diberikan secara intravena.
Obat ini paling efektif dalam mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan arteri koroner jika diberikan dalam 10 hari pertama sejak sakit. Juga diberikan aspirin dosis tinggi pada awal fase akut sampai demam reda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dimulai-sakit-kepala-leher-bengkak-penyakit-anak-ini-akhirnya-dapat-dideteksi-setelah-5-hari.jpg)