Breaking News:

Internasional

Aksi Protes Kematian Wanita Muda Mahsa Amini Meluas, Iran Tutup WhatsApp dan Instagram

Pemerintah Iran memblokir akses ke media sosial, Instagram dan WhatsApp (WA) untuk untuk meredakan protes atas kematian wanita muda Mahsa Amini.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Nasibe Samsaei, seorang wanita Iran yang tinggal di Turki, memotong kuncir kudanya selama protes di luar konsulat Iran di Istanbul, Turki, Rabu (21/9/2022) 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Pemerintah Iran memblokir akses ke media sosial, Instagram dan WhatsApp (WA) untuk untuk meredakan protes atas kematian wanita muda Mahsa Amini.

Kematian wanita tersebut di tangan polisi moral Iran telah memicu demonstrasi besar-besaran di seluruh negeri.

Demonstrasi di seluruh negeri telah berlangsung selama lima hari berturut-turut.

Protes dimulai akhir pekan lalu, setelah wanita muda berusia 22 tahun itu meninggal dalam tahanan polisi moral Iran pada Jumat (16/9/2022).

Dia ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat untuk wanita.

Berdasarkan pengawas internet NetBlocks melalui Reuters, Kamis (22/9/2022), Pemerintah Iran membatasi akses web di sebagian besar negara dalam beberapa hari terakhir ini.

Baca juga: Seorang Aktivitas Wanita Iran Dihukum, Tanpa Jilbab Saat Muncul di Media Sosial

bahkan, ditambah dengan pemadaman listrik dimulai di Teheran dan bagian lain Iran ketika protes pertama kali pecah pada Jumat (16/9/2022).

Pada Senin (19/9/2022) malam, pemerintah memperluas pembatasan ke bagian-bagian provinsi Kurdistan barat.

Pada Rabu (21/9/2022), mengakses WhatsApp dan Instagram melalui salah satu penyedia internet utama negara itu tidak mungkin.

Menurut NetBlocks, pembatasan saat ini adalah yang paling parah sejak 2019, ketika Iran mematikan semua akses internet dalam menanggapi protes bahan bakar.

Meta tidak segera menanggapi permintaan komentar Engadget.

NetBlocks menunjukkan gangguan tersebut cenderung secara signifikan membatasi kemampuan orang-orang Iran untuk berkomunikasi secara bebas.

Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei Serukan Pemuda Iran Tidak Tertipu Bujukan Barat

Secara teori, pemerintah Iran mungkin percaya, membatasi akses internet akan mengurangi kemungkinan pengunjuk rasa mengorganisir demo.

Sehingga, Pemerintah Iran akan lebih bisa mengontrol narasi kematian Amini.(*)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved