Berita Aceh Tenggara
Drainase Selesai Dikerjakan, Pasar Pagi Kutacane Masih Saja Tergenang
Kondisi air menggenangi jalan lingkungan di Pasar Pagi Lawe Rutung. Padahal, saluran pembuang/drainase baru selesai dikerjakan dinas terkait.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Asnawi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Pasar pagi Kutacane persisnya di Desa Lawe Rutung, Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara, tergenang, Kamis (22/9/2022).
Kondisi air menggenangi jalan lingkungan di Pasar Pagi Lawe Rutung. Padahal, saluran pembuangan air limbah telah selesai dikerjakan dari dinas terkait. Namun, hasilnya mengecewakan masyarakat dan pedagang di daerah itu.
"Setiap musim hujan air tergenang, karena lubang saluran pembuangan air limbah di daerah itu terlalu kecil dibangun dan tidak dalam. Selain itu juga, saluran pembuangan ini tidak terlihat lubang-lubang kontrol sehingga air tergenang.
"Salurkan Pembuangan baru beberapa bulan selesai, tetapi air tidak mengalir maksimal. Ini proyek terkesan asal siap aja tidak melihat kondisi di lapangan," kata sejumlah pedagang dan masyarakat lainnya yang melintas di daerah itu kepada Serambinews.com, Kamis (22/9/2022).
Sementara itu, Kadisperindagker Kabupaten Aceh Tenggara, Rahmad Fadli SSTP MSi, mengatakan, pihaknya akan segera memanggil atau menanyakan nya ke PPK proyek pekerjaan saluran pembuangan air limbah di Pasar Pagi Kutacane. Sebab, saat dia menjawab proyek pekerjaan tersebut telah selesai.(*)
Baca juga: AirAsia Banda Aceh-Kuala Lumpur Mulai Terbang Senin Lusa, Harga Tiket Mulai Rp 700-an Ribu
Baca juga: Hendra Budian Lakukan Perlawanan, Tempuh Upaya Hukum ke Mahkamah Partai Golkar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasar-becek-Lawe-Rutung.jpg)