Berita Banda Aceh

Perselisihan Pemilik Salon dan Pemuda di Batoh Berakhir Damai, Ini Kata Kapolsek Lueng Bata

Ia mengatakan, perselisihan antara pemilik salon dan pemuda yang masih berstatus pelajar tersebut terjadi pada Senin (12/9/2022) lalu.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Kapolsek Leung Bata, Iptu Suriya 

“Gimana kamu bilang enggak ada, saya melihatnya dengan mata kepala,” kata Muhammad Daud dalam bahasa Aceh sambil mengarahkan kedua jari ke arah matanya.

Daud kemudian mengkonfrontasikan keterangannya kepada remaja yang terlihat ketakutan berdiri di belakangnya.

Jawaban remaja ini yang mengaku mendapat perlakukan kekerasan, sempat memicu kemarahan dan kalimat-kalimat provokasi dari massa.

Muhammad Daud dan beberapa orang lainnya terlihat berusaha menenangkan massa agar tidak melakukan tindakan kekerasan.

Dalam percakapan di video itu, pria mirip perempuan yang berada di depan Muhammad Daud menjelaskan bahwa remaja itu telah beberapa kali mengganggu usaha salon miliknya, bahkan sampai melempar batu ke arah toko tempat usaha salon miliknya.

“Apapun alasannya tidak boleh menggunakan kekerasan. Kalau benar dia melakukan tindakan yang mengganggu kamu, maka laporkan ke polisi, biar polisi yang menanganinya,” kata Muhammad Daud dalam nada yang terdengar tinggi, namun cukup tenang.

Sayangnya, kembali tidak ada keterangan sama sekali dari pengunggah video itu, kecuali di bagian atasnya ditulis “Hormas medan vs aceh”.

Keterangan Muhammad Daud

Dikonfirmasi Serambinews.com, Kamis (22/9/2022), Muhammad Daud mengatakan, insiden yang terekam video warga itu terjadi di Jalan Mr. Mohammad Hasan, Banda Aceh, tepatnya di depan warung kopi Mr. Ukir dan Kupi Nanggroe, di Desa Sukadamai Simpang Surabaya Banda Aceh.

“Kejadiannya pada tanggal 12 September tengah malam, mungkin videonya baru beredar sekarang,” ungkap Muhammad Daud.

Menurutnya, kasus tersebut telah ditangani oleh Polsek Lueng Bata, Banda Aceh.

“Mungkin sudah ada perdamaian antara kedua belah pihak yang berselisih,” kata Muhammad Daud yang juga merupakan Staf Ahli Anggota DPD RI, H. Sudirman atau Haji Uma.

Menjawab Serambinews.com, Muhammad Daud mengatakan, insiden itu bermula ketika dia melihat percekcokan antara seorang remaja laki-laki dengan seorang laki-laki berpenampilan mirip perempuan.

Laki-laki yang memakai daster dan berambut panjang itu ditemani oleh sekira 3 pemuda.

Di lokasi terlihat dua orang lainnya yang berusaha melerai percekcokan itu.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved