Breaking News:

Anggaran

Pj Gubernur Ultimatum SKPA Kurangi Silpa 2022 Sekecil Mungkin, Maksimalkan Daya Serap Keuangan

Kalau nilai Silpa APBA tinggi, sementara pengesahan APBA dilakukan pada bulan Desember sebelum masuk tahun anggaran baru.

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/HERIANTO
Sekda Aceh, Bustami meneken kesepakatan Nota Keuangan RAPBA Perubahan dg Pimpinanan DPRA, Jumat (23/9/2022) malam pada sidang Paripurna Dewan di Gedung DPRA. 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengultimatum SKPA agar meminimalisir Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBA Perubahan 2022 lebih kecil dari 5 persen.

“Surat Edaran itu dibuat Pj Gubernur Aceh, untuk menyahuti permintaan Banggar DPRA dan Fraksi-Fraksi di DPRA, yang menyerukan Silpa APBA Perubahan 2022, pada akhir tahun sekecil mungkin,” kata Sekda Aceh Bustami, dalam membacakan pendapat Pj Gubernur Aceh, Ahcmad Marzuki, terhadap pendapat Banggar DPRA dan Pendapat akhir-akhir Fraksi DPRA, terhadap Nota Keuangan RAPBA Perubahan 2022, dalam sidang parpurna Jumat (24/9/2022) malam di Gedung DPRA.

Usai sidang Paripurna Pengesahan RAPBA Perubahan 2022, Ketua Fraksi Partai Gerindra Aceh, Drs H Abdurrahman Ahmad kepada Serambinews.com mengatakan, pada tanggal 16 September 2022 lalu, di sidang paripurna, meminta Pemerintah Aceh untuk meminimalisirkan Silpa APBA 2022, karena pengalaman realisasi APBA 2020 dan 2021, Silpa APBA Aceh sangat besar.

Fraksi Demokrat Sampaikan Tiga Catatan Penting, Dari Kemiskinan, Stunting Hingga Gurita SILPA

Pada tahun 2020, Silpa APBA Aceh mencapai Rp 3,96 triliun dan tahun 2021 nilai Silpa hampir sama Rp 3,93 triliun.

Kalau nilai Silpa APBA tinggi, sementara pengesahan APBA dilakukan pada bulan Desember sebelum masuk tahun anggaran baru.

Ini menunjukkan kinerja Pemerintahan Aceh sebelumnya, sangat tidak memuaskan bagi rakyatnya, yang persentase kemiskinannya masih cukup besar mencapai 15 persen.

Silpa Dinkes Pidie Capai Rp 8 M, Jasa Medis dari JKN Ditransfer ke Rekening Puskesmas

Berdasarkan pengalaman realisasi APBA selama dua tahun (2020 – 2021 yang menyisakan anggaran belanja pembangunan (Silpa) yang cukup besar, kata Abdurrahman Ahmad, wajar dalam APBA Perubahan 2022 ini, yang anggarannya bertambah mencapai Rp 536 miliar lebih.

Banggar Dewan bersama Fraksi-Fraksi di DPRA, mengingatkan Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, dalam melanjutkan kepemimpinan Pemerintah Aceh yang lama lebih memfokuskan kepada kinerja SKPA, agar pada akhir tahun 2022, Silpa APBA Perubahan 2022, tidak lagi berada di atas Rp 3,9 triliun melainkan di bawah Rp 1 triliun.

Ungkapan yang hampir serupa juga dilontarkan, Ketua Fraksi PKS, Zainal Arifin.

Ia mengatakan, Banggar DPRA bersama Fraksi-Fraksi, dalam pendapat akhirnya terhadap Nota Keuangan RAPBA Perubahan 2022 meminta Pj Gubernur Aceh, untuk mengevaluasi kinerja Kepala SKPA dan mengganti kepala SKPA yang bekerja lemah, tidak profesional.

Ada beberapa SKPA, sebut Zainal Arifin, dalam RAPBA Perubahan 2022 ini mendapat tambahan anggaran yang cukup besar.

Menyikapi pendapat Banggar Dewan dan Fraksi-Fraksi Dewan, Sekda Aceh Bustami mengatakan, untuk meminimalisasikan Silpa APBA di akhir tahun 2022, Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, sudah menerbitkan Surat edaran.

Selan itu juga telah memanggil semua Kepala SKPA untuk menandatangani fakta Integritas dan komit memaksimalkan penyerapan APBA Perubahan 2022 sesuai aturan yang berlaku, agar Silpa APBA 2022, tidak lagi di atas Rp 3,9 triliun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved