Breaking News:

Internasional

Iran Tangkap 23 Jurnalis Peliput Bentrokan Pasukan Keamanan Dengan Demonstran

Komite Perlindungan Jurnalis yang berbasis di New York, AS, Rabu (28/9/2022 telah mendokumentasikan penangkapan 23 jurnalis di Iran.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun telah menyulut demonstrasi besar-besaran di negara yang dilanda kemarahan atas daftar panjang keluhan. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Komite Perlindungan Jurnalis yang berbasis di New York, AS, Rabu (28/9/2022 telah mendokumentasikan penangkapan 23 jurnalis di Iran.

Penangkapan dilakukan ketika terjadi bentrokan antara pasukan keamanan dan demonstran semakin memanas.

CPJ dalam sebuah pernyataan meminta pihak berwenang Iran untuk segera membebaskan wartawan yang ditangkap yang meliput kematian dan protes Mahsa Amini.

Dilansir AP, Dujarric menambahkan Guterres menekankan perlunya menghormati hak asasi manusia.

Baca juga: Pekerja Minyak Iran Ancam Mogok Kerja, Minta Pemerintah Akhiri Tindakan Keras ke Demonstran

Termasuk kebebasan berekspresi, berkumpul secara damai, dan berserikat selama pertemuan dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi pada 22 September 2022.

Sedangkan aksi protes telah menyebar di 46 kota, kota kecil dan desa di Iran.

TV pemerintah melaporkan 41 demonstran dan polisi telah tewas sejak protes dimulai 17 September 2022.

Hitungan Associated Press dari pernyataan resmi oleh pihak berwenang menghitung 14 orang tewas, dengan lebih dari 1.500 demonstran ditangkap.(*)

Baca juga: Keluarga Tuduh Polisi Moral Iran Pukul Kepala Mahsa Amini Sampai Tak Sadarkan Diri dan Meninggal

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved