Minggu, 26 April 2026

Sosok Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Jadi Pengacara Putri Candrawathi

"Saya paham, ada yang setuju ada yang tidak. Mungkin juga ada yg marah, kecewa atau bahkan mendukung," ujarnya.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat memberikan keterangan pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2017). 

SERAMBINEWS.COM - Eks juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi jadi kuasa hukum tersangka Putri Candrawathi, tersangka kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

Ia secara terbuka menjelaskan keputusannya menjadi pengacara istri Ferdy Sambo tersebut. 

Di akun resmi Twitternya, Febri menjelaskan tentang keputusannya ini yang disebut membuat sebagain orang kecewa terhadapnya. 

"Saya paham, ada yang setuju ada yang tidak. Mungkin juga ada yg marah, kecewa atau bahkan mendukung," ujarnya.

Ia lantas menyatakan, akan mendampingi perkara kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan kliennya tersebut yang diduga dilakukan Brigadir J. 

“Saya akan dampingi perkara Bu Putri secara objektif,” ucap Febri Diansyah, Rabu (28/9/2022).

Febri Diansyah lebih lanjut menceritakan, dirinya sudah sejak beberapa minggu yang lalu diminta bergabung sebagai tim kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo.

Atas tawaran itu, Febri mengaku mempelajari perkaranya dan sempat bertemu dengan Putri Candrawathi.

“Ya, saya memang diminta bergabung di tim Kuasa Hukum perkara tersebut sejak beberapa minggu lalu. Setelah saya pelajari perkaranya dan bertemu dengan Bu Putri, saya sampaikan bahwa kalaupun saya menjadi kuasa hukum, saya akan dampingi secara objektif,” kata Febri Diansyah.

Baca juga: Mengejutkan, Pengacara Ungkap Bripka Ricky Tak Tahu Ada Pelecehan Putri Candrawathi

Lantas, siapa sosok  Febri Diansyah ini? 

Profil Febri Diansyah selama ini dikenal pubik sebagai aktivis gerakan antikorupsi. Ia malang melintang mengisi diskusi, menulis di media massa, membuat gerakan hingga sering tampil di layar kaca saat menjadi juru bicara KPK.  

Sosok kelahiran Padang, Sumatra Barat pada 8 Februari 1983, adalah lulusan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dan lulus 2007. 

Usai lulus, ini memilih bergabung di LSM yang bergerak di bidang pemantauan pemberantasan korupsi, yakni Indonesia Corruption Watch (ICW).

Saat di ICW, Febri ditempatkan di bagian program monitoring hukum dan peradilan. Tugasnya, memantau jalannya proses peradilan kasus-kasus korupsi di Indonesia.

Ketika masih di ICW, Febri juga turut andil dalam pengungkapan dan analisis pelbagai kasus ke publik. Ia lantas gabung ke KPK dan pada 2016 silam, ia dilantik menjadi jubir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved