Breaking News:

Modus Adopsi Via Medsos, Pria Ini Jual Bayi Rp15 Juta, Polisi Bongkar Tipu Muslihat Tersangka

Menurut Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, tersangka menggunakan modus adopsi via media sosial.

Editor: Amirullah
Wartakota
Ilustrasi bayi.Terungkap sudah satu tahun terakhir, tiktokers di Ciseeng inisial S (32) melakoni bisnis perdagangan bayi hingga akhirnya ditangkap polisi. 

SERAMBINEWS.COM - Kasus perdagangan bayi terjadi di Bogor, Jawa Barat.

Pelaku mengatasnamakan yayasan untuk melancarkan aksinya.

 Sebuah kasus perdagangan bayi menggegerkan warga Bogor, Jawa Barat.

Dilansir dari kompas.com pada Kamis (29/9/2022), tersangka dari kasus perdagangan bayi ini adalah Suhendra (32).

Suhendra merupakan warga Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, tersangka menggunakan modus adopsi via media sosial.

Tersangka lalu mengatasnamakan Yayasan Ayah Sejua Anak untuk soal pengadopsian bayi.

Nantinya korban diminta membayar sebanyak Rp15 juta untuk mengadopsi satu bayi.

Dari mana Suhendra mendapatkan bayi-bayi itu?

Lanjut Imam, penangkapan Suhendra ini berdasarkan ada laporan perdagangan anak di wilayah Ciseeng.

Rupanya untuk mendapat bayi-bayi itu, Suhendra mengumpulkan ibu hamil yang tidak memiliki suami melalui media sosial.

Lalu dia menawarkan persalinan gratis di rumah sakit kepada ibu-ibu hamil tersebut.

Setelah persalinan, bayi tersebut lalu akan diserahkan ke orang lain yang ingin mengadopsinya.

Sayangnya adopsi yang dilakukan Suhendra ini termasuk ilegal.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved