Luar Negeri
Rusia Caplok 4 Wilayah di Ukraina, China dan India Malah Abstain di PBB, Amerika Bilang Begini
Amerika Serikat meminta negara-negara anggota untuk tidak mengakui perubahan status Ukraina dan mewajibkan Rusia untuk menarik pasukannya.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Rusia Caplok 4 Wilayah di Ukraina, China dan India Malah Abstain di PBB, Amerika Bilang Begini
SERAMBINEWS.COM – Empat wilayah Ukraina, yakni Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia resmi dinyatakan sebagai bagian dari Rusia.
Hal itu disampaikan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin yang resmi mendeklarasikan empat wilayah di Ukraina tersebut menjadi bagian Rusia usai referendum pekan lalu.
Ia menegaskan hal ini sesuai dengan pilihan warga empat wilayah itu.
"Orang telah membuat pilihan merdeka dalam referendum di wilayah Ukraina. Ada empat wilayah baru Rusia," kata Putin dalam pidato resminya soal deklarasi itu, Jumat (30/9/2022).
Baca juga: Finlandia Tutup Perbatasan Untuk Seluruh Turis Rusia, Coba Hindari Wajib Militer
Kendati demikian, negara-negara di dunia sepakat tidak mau mengakui wilayah tersebut masuk dalam Rusia.
Rusia telah menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB untuk menggagalkan rancangan resolusi yang berusaha mengutuk pencaplokan wilayah Ukraina.
Bahkan teman dekat Rusia, yakni China dan India, memilih untuk abstain daripada memilih menentang resolusi yang mengutuk tindakan terbaru Rusia di Ukraina.
Dilansir dari Al Jazeera, Sabtu (1/9/2022), Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield memperkenalkan resolusi tersebut pada pertemuan Dewan Keamanan pada hari Jumat.
Di mana dia meminta negara-negara anggota untuk tidak mengakui perubahan status Ukraina dan mewajibkan Rusia untuk menarik pasukannya.
Sebelumnya, pencaplokan terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua dilakukan ketika Presiden Rusia Vladimir Putin memproklamirkan kekuasaan Rusia atas empat wilayah yang membentuk 15 persen wilayah Ukraina.
Baca juga: Hasil Referendum di 4 Wilayah Ukraina, Mayoritas Warga Pilih Gabung dengan Rusia
Resolusi tersebut, yang didukung bersama oleh AS dan Albania, menyerukan kecaman terhadap referendum "ilegal" yang diadakan di bagian Ukraina yang diduduki Rusia.
Mereka meminta agar semua negara tidak mengakui perubahan apa pun pada perbatasan Ukraina.
Resolusi itu juga meminta Rusia untuk segera menarik pasukan dari Ukraina, mengakhiri invasi yang diluncurkan sejak pada 24 Februari.
Sepuluh negara memberikan suara mendukung resolusi tersebut, sementara China, Gabon, India, dan Brasil abstain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rusia-Caplok-4-Wilayah-di-Ukraina-China-dan-India-Malah-Abstain-di-PBB-Amerika-Bilang-Begini.jpg)