Breaking News:

Internasional

Tokek Mesir Serang Israel, Pasukan Israel Rusak 15 Masjid

Otoritas Taman dan Alam Israel (INPA) mengatakan sedang mencari bantuan dari penduduk Wadi Araba menyusul serangan tokek Mesir ke wilayahnya

Editor: bakri
AFP
Kawasan perbatasan Suriah dengan Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel, tempat tentara Israel mengejar tersangka pelemparan batu. 

TELAVIV - Otoritas Taman dan Alam Israel (INPA) mengatakan sedang mencari bantuan dari penduduk Wadi Araba menyusul serangan tokek Mesir ke wilayahnya.

Hewan ini telah menyebar ke seluruh wilayah cekungan Laut Mati dan berlipat ganda pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Tokek atau sejenis kadal, dianggap mengganggu ekosistem lokal dan gemar memakan tanaman.

Pihak berwenang Israel berharap penduduk setempat dapat menemukan makhluk itu.

"Jika Anda memiliki area dengan lampu jalan atau jenis cahaya lain yang menarik serangga, atau area di mana Anda mungkin melihat tokek Mesir, silakan foto dengan ponsel Anda dan bagikan dengan kami," kata Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel dalam sebuah pernyataan dilansir dari Middle East Eye, Kamis (29/9/2022).

Tokek Mesir dikenal luas sebagai yang paling ditakuti dari jenis tokek.

Kadang-kadang, ia diketahui memakan burung-burung kecil.

"Tokek Mesir bisa memakan apa saja.

Baca juga: Video Kolektor Beli Tokek Rp 10 Miliar Heboh di Medsos, Banyak Netizen Pertanyakan Keaslian Uang

Baca juga: Pejabat Indonesia Disebut Jadi Target Mata-mata Israel

Di Afrika Utara, tercatat memakan seekor gerbil (seperti tikus).

Ia juga memakan tokek dan artropoda lain dan merupakan potensi bahaya bagi apa pun yang hidup di habitatnya dan lebih kecil darinya," kata Shai Meiri, seorang ahli zoologi di Universitas Tel Aviv.

 

Al Jazeera mempertanyakan pernyataan Kementerian Lingkungan Israel, mengacu pada tokek sebagai "reptil kecil" dan menanyakan apakah ia benar-benar terlihat mampu "melahap gerbil.

" "Laporan berita Israel memicu ejekan di media sosial, setelah memperingatkan penyebaran tokek Mesir dan bahayanya bagi ekosistem," tulis laporan itu.

Pihak berwenang Israel dilaporkan tidak dapat menentukan bagaimana spesies tersebut melakukan perjalanan ke Wadi Araba, yang menyebabkan mereka mencari bantuan dari penduduk setempat.

Pada bagian lain, Menteri Wakaf dan Urusan Agama Palestina, Hatem Al-Bakri mengatakan pasukan pendudukan Israel dan pemukim Yahudi sayap kanan telah menyerang 15 masjid semenjak awal tahun.

Dikutip dari Middle east Monitor pada Sabtu (1/10/2022), Bakri menjelaskan bahwa pelanggaran tersebut datang sebagai bagian dari kebijakan pendudukan.

Hal ini bertujuan untuk membiarkan para pemukim melakukan agresi tanpa batasan, yang dapat mendorong wilayah tersebut ke dalam perang agama.

Pada 2021, Otoritas Palestina mendokumentasikan serangan terhadap lebih dari sepuluh masjid di Tepi Barat.

Hal itu terjadi di samping puluhan lainnya yang dihasilkan dari agresi Israel di Jalur Gaza.

Di samping itu, bulan lalu Otoritas Palestina mengecam perluasan permukiman ilegal Israel di wilayah Tepi Barat.

Menurutnya, proyek tersebut akan semakin menyulitkan realisasi solusi dua negara. (republika.co.id)

Baca juga: Pengacara HAM Palestina Mogok Makan di Penjara Israel, Memprotes Penahanannya Tanpa Dakwaan

Baca juga: Pidato Mahmoud Abbas di Majelis Umum: Pendudukan Israel di Palestina Dilindungi Standar Ganda PBB

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved