Kesehatan

Justin Bieber Resmi Tunda Konser di Indonesia Usai Terserang Ramsay Hunt Syndrome, Apa Itu?

Justin Bieber secara resmi menunda konser bertajuk Justice Word Tour di beberapa negara, termasuk di Indonesia usai terserang Ramsay Hunt Syndrome.

Editor: Firdha Ustin
Instagram/justinbieber
Tangkapan layar unggahan Justin Bieber yang beberkan idap Ramsay Hunt Syndrome. 

Pengobatan Ramsay Hunt Syndrome sesegera mungkin dapat mengurangi risiko komplikasi, yang bisa mencakup kelemahan otot wajah permanen dan tuli.

Adapun gejala utama dan dua tanda dari Ramsay Hunt Syndrome meliputi:

1. Ruam merah yang menyakitkan dengan lepuh berisi cairan di dalam dan sekitar satu telinga

2. Kelemahan wajah atau kelumpuhan di sisi yang sama dengan telinga yang terkena

Baca juga: Ramsay Hunt Syndrome Penyebab Wajah Justin Bieber Lumpuh, Ini Bedanya dengan Stroke

Biasanya, ruam dan kelumpuhan wajah terjadi secara bersamaan.

Apabila memiliki Ramsay Hunt Syndrome, mungkin penderita akan mengalami sakit telinga, gangguan pendengaran, telinga berdenging (tinnitus), kesulitan menutup satu mata, vertigo, serta mulut dan mata kering.

Faktor Risiko Ramsay Hunt Syndrome

Sindrom Ramsay Hunt dapat terjadi pada siapa pun yang pernah menderita cacar air.

Ini lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua, mempengaruhi orang lebih dari 60 tahun, dan jarang terjadi pada anak-anak.

Ramsay Hunt Syndrome tidak menular, tapi reaktivasi virus varicella-zoster dapat menyebabkan cacar air pada orang yang belum pernah menderita cacar atau telah divaksinasi.

Infeksi bisa serius bagi orang yang memiliki masalah sistem kekebalan.

Perlu diketahui, sampai lepuh ruam berkeropeng, hindari kontak fisik dengan siapapun yang belum pernah menderita cacar air atau vaksin cacar air, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, bayi baru lahir, dan wanita hamil.

Komplikasi Ramsay Hunt Syndrome dapat mempengaruhi kehilangan pendengaran permanen dan kelemahan wajah, kerukasan mata, serta neuralgia pascaherpetik.

Jika mengalami kelumpuhan wajah atau ruam herpes zoster di wajah, segera hubungi dokter.

Perawatan yang dimulai dalam waktu tiga hari sejak awal tanda dan gejala dapat membantu mencegah komplikasi jangka panjang. (Serambinews.com/Fadillah Fitri Dayanti)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved