Minggu, 3 Mei 2026

Sepak Bola

Neymar Jadi Terdakwa di Pengadilan Spanyol, Kasus Korupsi Mega Transfer 2013 ke Barcelona

Bintang timnas Brasil, Neymar hadir di pengadilan Spanyol sebagai terdakwa pada Senin (17/10/2022).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Josep LAGO
Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) asal Brasil Neymar (depan) menghadiri pembukaan persidangan bersama ayahnya, Sandro Rosell (kiri) dan mantan presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu (kedua dari kiri) di gedung Pengadilan Barcelona, Spanyol, Senin (17/10/2022). 

Jaksa menuntut denda 10 juta euro atau $9,7 juta untuk Neymar dan ayahnya.

Mereka juga menuntut Rosell lima tahun penjara untuk tuduhan penipuan dan korupsi, ditambah denda 10 juta euro atau $9,7 juta.

Perwakilan Neymar berpendapat kejahatan korupsi antar individu tidak dapat dihukum di Brasil, di mana mereka mengatakan transaksi itu awalnya terjadi.

Mereka mengatakan menurut hukum Spanyol, kejahatan tidak dapat dihukum di Spanyol jika tidak terjadi di kedua wilayah tersebut.

DIS berhak atas 40 persen dari transfer Neymar tetapi mengatakan menerima kompensasi yang lebih kecil karena sebagian dari biaya transfer disembunyikan.

Jaksa mengatakan mereka yang terlibat berusaha menyembunyikan jumlah sebenarnya dari transfer untuk membayar komisi yang lebih rendah kepada kelompok investasi.

Baca juga: 52 Hari Menuju Piala Dunia 2022 Qatar: Neymar seperti Penyihir, Siap Pecahkan Rekor Piala Dunia 2022

Pengacara penggugat berpendapat DIS hanya menerima persentase yang seharusnya dari 17 juta euro atau $16,6 juta yang awalnya diumumkan Barcelona dan Santos sebagai biaya transfer antar klub.

Sedangkan biaya sebenarnya sekitar 82 juta euro atau $79,9 juta.

Seorang hakim investigasi di Spanyol telah mengatakan biaya sebenarnya setidaknya 83,3 juta euro atau $ 81,2 juta, sekitar Rp 1,2 triliun.

Neymar dan ayahnya sebelumnya muncul di pengadilan di Madrid beberapa tahun lalu karena tuduhan tersebut.

Neymar membuat kepindahannya yang sangat dinanti-nantikan ke Spanyol pada usia 21 tahun.

Dia membantu Barcelona memenangkan gelar Liga Champions terakhir klub pada 2015, dan akhirnya terlibat dalam opera sabun seperti transfer ke PSG pada 2017.

Baca juga: Jelang Piala Dunia 2022 Qatar, Harapan Brasil Tertancap di Pundak Neymar

Kepindahan Neymar dari Santos juga membuat Barcelona bermasalah dengan kantor pajak Spanyol.

Pada tahun 2016, klub Catalan itu harus membayar denda 5,5 juta euro atau $ 5,3 juta untuk menyelesaikan kasus terpisah yang dibawa oleh pihak berwenang.

Dalam penyelesaian itu, klub mengakui telah membuat kesalahan dalam perencanaan fiskal transfer pemain.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved