Berita Politik
Tolak Banding Kemenkumham Aceh, PNA Kubu Tiyong Menang di PT TUN Medan, Tergugat Wajib Terbitkan SK
“Alhamdulillah, putusan banding di PT TUN Medan sudah keluar. Hasilnya menguatkan putusan PTUN Banda Aceh,” kata Imran Mahfudi.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil Kongres Luar Biasa (KLB) tahun 2019, Samsul Bahri alias Tiyong kembali meraih kemenangan di pengadilan usai keluarnya putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan, Selasa (18/10/2022).
Dalam putusan banding, PT TUN Medan menguatkan putusan Pengadilan tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh atas gugatan PNA hasil KLB terhadap Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh.
Gugatan dengan nomor perkara 06/G/2022/PTUN.BNA tersebut terkait penolakan pengesahan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta kepengurusan DPP PNA hasil KLB Bireuen tahun 2019 dengan Ketua Umum Samsul Bahri.
Informasi ini diketahui dari Kuasa Hukum DPP PNA hasil KLB Bireuen, Imran Mahfudi.
“Alhamdulillah, putusan banding di PT TUN Medan sudah keluar. Hasilnya menguatkan putusan PTUN Banda Aceh,” kata Imran Mahfudi kepada Serambinews.com, Selasa (18/20/2022).
Permohonan banding itu disidangkan oleh majelis hakim yang diketuai HL Mustafa Nasution, SH, MH bersama dua hakim anggota, Guruh Jaya Saputra, SH, MH dan Subur MS, SH, MH, serta Panitera Pengganti Banding, Masalina Purba, SH.
Baca juga: Sudah Tiga Tahun PNA Berkisruh, Kuasa Hukum Irwandi dan Tiyong Yakin Masih Peluang Rekonsiliasi
Adapun petikan putusan yaitu, menerima permohonan banding Tergugat/Pembanding dan Tergugat II Intervensi/Pembanding.
“Menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Banda Aceh Nomor 6/G/2022/PTUN.BNA tanggal 22 Juli 2022 yang dimohonkan banding tersebut.”
Sebelumnya, dalam putusan tingkat pertama pada Jumat 22 Juli 2022, PTUN Banda Aceh mengabulkan gugatan PNA kubu Tiyong terhadap Keputusan Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh yang menolak pengesahan perubahan AD/ART serta kepengurusan DPP PNA hasil KLB Bireuen tahun 2019.
Selain membatalkan dan mencabut surat Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh Nomor W.1.AH.11.03-877, majelis hakim juga mewajibkan Tergugat untuk menerbitkan Surat Keputusan Pengesahan AD/ART serta kepengurusan DPP PNA hasil KLB Bireuen tahun 2019.(*)