Internasional
Turki Kerahkan Pasukan ke Suriah, Bantu Hentikan Perang Sengit Antara Pemberontak
Pemerintah Turki mengerahkan pasukan ke wilayah Suriah yang dikuasai pemberontak.
SERAMBINEWS.COM, AMMAN - Pemerintah Turki mengerahkan pasukan ke wilayah Suriah yang dikuasai pemberontak.
Pasukan Turki akan mencoba menghentikan pertempuran antara faksi pemberontak yang sama-sama menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Tank-tank dan kendaraan lapis baja Turki mengambil posisi di sekitar Kafr Jana.
Sebuah daerah terjal yang direbut pemberontak Hayat Tahrir Al-Sham pada Senin (17/10/2022) dari dua faksi saingan yang tergabung dalam koalisi pasukan pemberontak yang didukung Ankara.
Tentara dan petugas keamanan Turki bekerja untuk membawa faksi-faksi yang bertikai kembali ke meja perundingan, seperti dilansir AFP, Rabu (19/10/2022).
Turki minta mereka menerapkan kembali kesepakatan damai yang telah dicapai, sehingga menyebabkan jeda satu hari dari lima hari bentrokan yang menewaskan banyak orang dari kedua belah pihak.
Baca juga: Pertempuran Sengit Antara Pemberontak Dukungan Turki Pecah di Suriah Utara, 58 Orang Tewas
“Turki melakukan intervensi untuk menghentikan konflik dan mencegah kemajuan Hayat Tahrir Al-Sham," kata Waiel Olwan, mantan pejabat oposisi yang berhubungan dengan kedua belah pihak.
"Kami membawa kedua belah pihak ke meja perundingan untuk mengimplementasikan kesepakatan itu," tambahnya.
Ketegangan telah meningkat di wilayah yang dikuasai pemberontak, terutama karena perbedaan ideologis antara militan Islam dan faksi-faksi bersenjata yang lebih condong ke nasionalis.
Pertempuran baru dipicu oleh tuduhan timbal balik, kedua belah pihak telah mengingkari kesepakatan yang ditengahi Turki yang membuat para pejuang jihad mundur dari kota Afrin.
Para pemberontak itu juga setuju untuk kembali ke barak, jauh dari kota-kota berpenduduk.
Turki khawatir penguasaan HTS atas sebagian besar daerah kantong pemberontak akan memberi Moskow kebebasan memperbarui pemboman.
Baca juga: Roket Hantam Markas Militer Amerika Serikat di Suriah, Tak Ada Kerusakan Sama Sekali
Wilayah itu telah menjadi rumah bagi 3 juta pengungsi Suriah yang melarikan diri dari kekuasaan Assad dengan dalih memerangi garis keras.
Pasukan Rusia dalam beberapa hari terakhir meningkatkan serangan di daerah itu.
Serangan itu sebagai pesan dari Moskow, mereka akan menyerang dengan daerah-daerah impunitas yang sekarang berada di bawah kelompok jihad, kata tiga komandan pemberontak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pasukan-Turki-di-Perbatasan-Suriah.jpg)