FAKTA Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan, Lokasi Jatuhnya Selongsong Gas Air Mata Berbeda
Rekonstruksi yang digelar tertutup untuk awak media itu berlangsung kurang lebih 3 jam, sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
SERAMBINEWS.COM - Berikut fakta-fakta rekonstruksi tragedi di Kanjuruhan.
Rekonstruksi tersebut digelar tertutup untuk awak media.
Dari rekonstruksi itu, terungkap jatuhnya selongsong peluru gas air mata beda dengan rekaman video amatir.
Polisi menggelar rekonstruksi tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Rekonstruksi tersebut digelar di lapangan sepak bola Polda Jatim, Rabu (19/10/2022).
Rekonstruksi yang digelar tertutup untuk awak media itu berlangsung kurang lebih 3 jam, sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.
Ada tiga tersangka polisi yang dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut.
Dari rekonstruksi itu, terungkap jatuhnya selongsong peluru gas air mata beda dengan rekaman video amatir.
Dihimpun Tribunnews.com, berikut sejumlah fakta rekonstruksi tragedi Kanjuruhan.
Tiga Tersangka Polisi Dihadirkan
Mengutip Kompas.com, rekonstruksi tersebut menghadirkan tiga tersangka polisi.
Selain itu, saksi dan peran pengganti, penyidik gabungan, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) hingga pihak kejaksaan.
"Total ada 53 orang yang kita hadirkan dalam rekonstruksi kali ini," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.
Rekonstruksi ini, kata Dedei, fokus mendalami peran tiga tersangka polisi yang saat kejadian di tengah lapangan Kanjuruhan.