Minggu, 19 April 2026

Internasional

Iran Siap Kirim Lebih Banyak Drone, Rusia juga Minta Rudal

Dua pejabat senior Iran dan dua diplomat Iran mengatakan kepada Reuters, Iran telah berjanji untuk mengirimkan Rusia lebih banyak rudal dan drone

Editor: bakri
AFP/IRANIAN DEFENCE MINISTRY
Dua foto memperlihatkan rudal balistik Ghassem Soleimani, sebelum dan sesudah diluncurkan di sebuah lokasi tak diketahui di Iran 

NEW YORK - Dua pejabat senior Iran dan dua diplomat Iran mengatakan kepada Reuters, Iran telah berjanji untuk mengirimkan Rusia lebih banyak rudal dan drone.

Langkah ini kemungkinan akan membuat marah Amerika Serikat dan kekuatan Barat lainnya.

Melansir Reuters, sebuah kesepakatan disepakati pada 6 Oktober ketika Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Mokhber, dua pejabat senior dari Pengawal Revolusi Iran yang kuat, dan seorang pejabat dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi mengunjungi Moskow untuk berbicara dengan Rusia tentang pengiriman senjata.

“Rusia telah meminta lebih banyak drone dan rudal balistik Iran dengan akurasi yang lebih baik, terutama keluarga rudal Fateh dan Zolfaghar,” kata salah satu diplomat Iran, yang diberi informasi tentang perjalanan itu.

Seorang pejabat Barat yang diberi pengarahan tentang masalah itu membenarkannya, dengan mengatakan ada kesepakatan antara Iran dan Rusia untuk menyediakan rudal balistik jarak pendek permukaan-ke-permukaan, termasuk Zolfaghar.

Salah satu drone yang disetujui Iran untuk dipasok adalah Shahed-136, senjata bersayap delta yang digunakan sebagai pesawat serang udara-ke-permukaan "kamikaze".

Drone ini membawa hulu ledak kecil yang meledak saat terjadi benturan.

Fateh-110 dan Zolfaghar adalah rudal balistik permukaan ke permukaan jarak pendek Iran yang mampu menyerang target pada jarak antara 300 km dan 700 km (186 dan 435 mil).

Diplomat Iran menolak pernyataan pejabat Barat bahwa transfer semacam itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB 2015.

"Di mana mereka digunakan bukanlah masalah penjual.

Kami tidak memihak dalam krisis Ukraina seperti Barat.

Baca juga: Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Baru ke Iran, Dari Produsen Sampai Perwira Korps Pengawal Revolusi Iran

Baca juga: Iran Tangkap 14 Warga Asing, Dituduh Mendalangi Demonstrasi dan Kerusuhan

Kami ingin mengakhiri krisis melalui cara-cara diplomatik," kata diplomat itu.

Ukraina telah melaporkan serentetan serangan Rusia menggunakan drone Shahed-136 buatan Iran dalam beberapa pekan terakhir.

Kementerian luar negeri Iran pada hari Selasa menepis laporan yang tidak berdasar tentang Iran yang memasok drone dan senjata lainnya ke Rusia untuk digunakan di Ukraina.

Sementara Kremlin pada hari Selasa membantah pasukannya telah menggunakan drone Iran untuk menyerang Ukraina.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved