Berita Nasional
Portal Ke-66 Tribun Network Diluncukan,TribunPriangan.com Diharapkan Tumbuh Bersama Urang Sunda
TribunPriangan.com sebagai mata lokal untuk menjangkau Indonesia, untuk memberitakan Priangan, untuk masyarakat Priangan, dan seluruh Indonesia
Namun tidak hanya berpatokan pada isu lokal tapi juga terhadap persoalan nasional bangsa Indonesia.
Panggil luna maya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memanggil aktris cantik Luna Maya saat menjadi pembicara utama pada launching TribunPriangan.com, kemarin.
Panggilan Luna Maya itu hanyalah pantun mengakhiri pidatonya.
"Tadi saya lihat di kanan ada Luna Maya di kiri ada Aura Kasih, sekian dari saya hatur nuhun terimakasih," kata Ridwan Kamil.
Adagium itu sontak disambut riuh tepuk tangan tamu yang hadir secara langsung.
Baca juga: Portal Ke-65 Tribun Network Diluncurkan, Portal TribunPapuaBarat.com Mimpi Pendiri Kompas Gramedia
Ridwan Kamil menyebutkan, lahirnya TribunPriangan.com di Tanah Jawa Barat sejalan dengan perbaikan indeks kebebasan pers.
Menurutnya, tahun 2018 indeks kebebasan pers di Jawa Barat ranking ke-29, dan pada tahun 2021-2022 ini sudah lompat dari ranking 2 menuju level 1.
"Dengan peristiwa penting ini, kita membersamai perjalanan bangsa yang lebih demokratis, lebih maju, dan lebih akuntabel.
Tentunya tujuan dari ke-Indonesiaan ini tercapai," ucap Ridwan Kamil.
Kang Emil, sapaanya, menegaskan pascapandemi sudah melahirkan adaptasi baru di mana menjaga jarak menjadi pertahanan pribadi sekarang dan pakai masker bukan hal yang aneh lagi.
"Ada ekonomi yang tidak terpengaruh di masa pandemi yakni pangan karena nggak mau tahu urusan perut, digital sesuai tema, dan ekonomi kesehatan," ucap Emil.
Kang Emil menambahkan bahwa digitalisasi lebih cepat dari yang dibayangkan akibat pandemi Covid-19.
Kata dia, transaksi pembayaran sekarang dilakukan secara lebih mudah hanya tapping.
"Orang-orang ke ATM semakin sedikit, teller bank makin dikit, buka akun dulu harus ngantri sekarang cukup dalam genggaman, aspek digitalisasi betul-betul menunjang kehidupan," ucapnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri mengoptimalkan digital sebagai upaya memberantas korupsi, menemukan PNS malas.