Sabtu, 11 April 2026

Berita Jakarta

133 Anak Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal Akut

Ginjal akut pada anak melonjak sejak Agustus 2022 dengan 36 kasus, September 2022 terjadi 78 kasus, dan pertengahan Oktober 2022 110 kasus

Editor: bakri
133 Anak Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal Akut - Soliha-menunjukan-foto-almarhumah-si-bungsu-Azqiara-Anindita-Nuha-semasa-hidup.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Soliha menunjukan foto almarhumah si bungsu Azqiara Anindita Nuha semasa hidup, Jumat (21/10/2022). Duka mendalam tengah dirasakan Soliha, Putri bungsunya Azqiara Anindita Nuha yang baru berusia 3,8 tahun meninggal akibat gagal ginjal akut. (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)
133 Anak Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal Akut - Dwy-Septiana-32-ibu-dari-AP-balita-penderita-gagal-ginjal-akut-di-RSCM.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Dwy Septiana (32) ibu dari AP, balita penderita gagal ginjal akut di RSCM, Jakarta Pusat pada Jumat (21/10/2022).

JAKARTA – Kasus gagal ginjal akut pada anak terus mengalami lonjakan.

Akibatnya ruang perawatan di rumah sakit menjadi penuh.

Khususnya pada rumah sakit rujukan seperti RSCM.

Diketahui kasus gangguan ginjal akut pada anak melonjak sejak Agustus 2022 dengan 36 kasus, September 2022 terjadi 78 kasus, dan pertengahan Oktober 2022 110 kasus.

Sehingga total kasus mencapai 241 kasus.

"Di bulan September yang masuk rumah sakit itu cepat sekali, kondisinya memburuk.

Pada umumnya mereka memburuk sesudah lima hari turun secara drastis, sehingga lebih dari 55 persen meninggal dunia," kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal Youtube Kementerian Kesehatan, Jumat (21/10/2022).

Budi mengatakan, hingga pertengahan Oktober 2022 ini, kenaikan kasus yang sangat pesat mempengaruhi tekanan terhadap rumah sakit dan fasilitas perawatannya.

Sebagai contoh, ruang ICU untuk anak di RSCM sudah mulai penuh.

"Karena sampai Oktober naiknya pesat sekali dan pressure ke rumah sakit sudah terasa," terang Budi.

"Jadi rumah sakit RSCM sudah mulai penuh ICU-nya untuk anak-anak," lanjutnya.

Gangguan ginjal akut tersebut mayoritas menyerang balita atau bayi di bawah lima tahun.

Adapun gejala klinis yang nampak adalah demam, kehilangan nafsu makan, malaise, mual, muntah, ISPA, diare, nyeri bagian perut, dehidrasi hingga pendarahan.

Baca juga: Orang Tua Harap-harap Cemas Menunggu Buah Hati Dirawat di RSCM karena Gagal Ginjal Akut

Baca juga: Termasuk Mudahkan Pembiayaan, DPR Minta Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Segera Ditetapkan sebagai KLB

Dilaporkan sebanyak 29 persen pasien alami gejala anuria atau tidak adanya urine, atau urine keluar dengan jumlah sedikit (oliguria).

Dari 241 kasus gangguan ginjal akut atau acute kidney injury (AKI) pada anak-anak yang tersebar di 22 provinsi, 133 pasien atau 55 persen diantaranya meninggal dunia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved