Breaking News

Ibu dan Dua Anaknya Tewas Berpelukan Saat Kebakaran di Permukiman Padat Penduduk Jakarta Utara

Pada saat api sudah mulai membesar, ketiga korban diduga sedang tertidur di dalam rumahnya sehingga tak sempat menyelamatkan diri.

zoom-inlihat foto Ibu dan Dua Anaknya Tewas Berpelukan Saat Kebakaran di Permukiman Padat Penduduk Jakarta Utara
Net
Ilustrasi

"Kita punya tempat penampungan sementara bagi warga yang terdampak, ada di RPTRA Patimura," ucap Didit.

Kebakaran yang mulai terjadi sekira pukul 18.00 WIB memasuki tahap pendinginan menuju padam pukul 19.00 WIB Sabtu malam. Untuk bisa memadamkan api, dikerahkan 20 unit mobil pemadam kebakaran, dengan rincian 18 unit dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, serta dua unit dari Jakarta Pusat.

Baca juga: Piala Dunia 2022 - Demi Kelancaran Timnas Prancis di Qatar, Benzema Dapat Hak Spesial dari Ancelotti

Baca juga: Tim Tenis Kodam IM Juara Umum Antarinstansi se-Aceh

Baca juga: Pastikan Obat Sirup tidak Beredar, Polres dan Dinkes Aceh Jaya Sidak ke Apotek dan Toko Obat

Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP Asman Hadi mengungkapkan, penyebab kebakaran di Pademangan Timur belum diketahui. "Belum bisa saya ambil kesimpulan (dugaan penyebabnya)," kata Asman.

Berdasarkan pantauan di lokasi rumah-rumah yang terdampak dalam insiden kebakaran ini merupakan bangunan dengan dua lantai. Kebakaran banyak melahap bangunan di lantai dua, karena bahan material lantai dua rumah-rumah itu adalah kayu dan triplek untuk dinding serta lantainya. Material bangunan kayu dan triplek sangat cepat menyebarkan api.

Terlebih lagi, kondisi rumah-rumah di sana yang sangat padat semakin membuat api cepat menyambar area lain. Sementara, bangunan dengan bahan dasar pembuatannya adalah batu bata.


Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Abdul Wahid mengatakan, api diketahui muncul dari rumah korban diduga akibat korsleting arus pendek listrik. Saat itu, korban dalam kondisi tertidur lelap bersama anaknya di kamar atas rumahnya.

"Dugaan penyebab prediksi arus pendek," kata Abdul.

Selain tiga orang tewas Abdul mengatakan dalam kebakaran itu juga terdapat sejumlah korban luka. Korban FR dan D mengalami pusing mual serta I sesak napas.

Sedangkan B mengalami terkilir pada lengan kanan terkilir, "Korban ada yang dibawa ke rumah sakit dan ke ahli patah tulang," ujarnya.(Tribun Network/ger/kps/wly)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved