Senin, 4 Mei 2026

Mata Lokal Memilih

Demokrat Masuk Tigas Besar Versi Survei Litbang Kompas, Perindo Makin Optimis

Partai Demokrat berhasil masuk tiga besar dalam jajak pendapat terkait pilihan masyarakat terhadap partai politik hari ini yang dilakukan Kompas

Tayang:
Editor: bakri
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Anies Baswedan (kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berada di Kantor DPP Partai Demokrat, Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. 

JAKARTA - Partai Demokrat berhasil masuk tiga besar dalam jajak pendapat terkait pilihan masyarakat terhadap partai politik hari ini yang dilakukan Litbang Kompas.

Survei diselenggarakan pada 24 September-7 Oktober 2022 secara tatap muka.

Survei sudah diselenggarakan sejak Oktober 2019.

Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode penculikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.

Dengan menggunakan metode ini, survei berada di tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian sebesar kurang lebih 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Dalam survei tersebut, PDI-P masih menjadi partai dengan jumlah pemilih terbanyak pada Oktober 2022, yakni 21,1 persen.

PDI-P disusul oleh Gerindra dengan suara 16,2 persen.

Menariknya, posisi ketiga kini bukan diisi oleh Partai Golkar lagi.

Demokrat menjadi partai yang menyalip Golkar.

Demokrat bertengger di posisi tiga dengan suara mencapai 14 persen.

Golkar berada persis di bawah Demokrat, dengan pemilih 7,9 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan hasil survei ini mengokohkan Demokrat pada posisi papan atas.

Baca juga: Nasdem Sebut Demokrat Minta Anies Baswedan Pertimbangkan AHY jadi Cawapres, Bagaimana Nasib PKS?

Baca juga: Elite Demokrat Ingin Duet Anies-AHY di Pilpres 2024, NasDem Bebaskan Anies Baswedan Pilih Cawapres

Namum, di satu sisi, AHY meminta kader Demokrat untuk tidak jumawa atas hasil survei ini.

Ia juga meminta para kader untuk tidak mengecewakan harapan rakyat yang terefleksi dalam kenaikan angka elektabilitas tersebut.

"Kepada para kader, jangan cepat merasa puas. Jangan jemawa.

Mari kita terus berjuang, terus berada di tengah-tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi mereka untuk mewujudkan perubahan dan perbaikan.

Jangan kecewakan harapan rakyat, karena harapan rakyat perjuangan Demokrat," ujar AHY dalam keterangannya, Selasa (25/10/2022).

Elektabilitas partai Demokrat diketahui tercatat meningkat dalam survei Litbang Kompas sejak bulan Oktober tahun 2021 lalu.

Saat itu, elektabilitas Demokrat terekam sebesar 5,4 persen, kemudian melompat menjadi 10,6 persen pada survei Januari 2022, lalu naik lagi menjadi 11,7 persen pada survei Juni 2022 lalu.

Terpisah, Wakil Ketua Umum Bidang Pemilu, Teritorial, Strategi Pencalegan, Kampanye, dan Saksi DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyambut baik hasil survei Litbang Kompas yang menempatkan Perindo berada di angka 4,5 persen.

Dengan perolehan ini, Ferry mengaku semakin semangat jajarannya dalam menyongsong Pemilu 2024 mendatang dengan target yang ditentukan oleh Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo.

"Hasil survei ini membuat kami semakin optimis mampu lolos ambang batas parlemen di pemilihan umum tahun 2024 mendatang, bahkan sesuai target kami yaitu di double digit atau lebih dr 10 persen," kata Ferry.

Meski demikian, Ferry mengingatkan kepada semua kader Partai Perindo untuk tidak terlena dengan hasil ini.

Menurutnya, kerja politik selama ini yang sudah dikerjakan harus ditingkatkan.

"Kerja-kerja politik, turun membantu kesejahteraan masyarakat harus semakin giat dilakukan oleh segenap komponen partai dari pusat sampai daerah, dengan menjaga persatuan bangsa," ujarnya. (tribun network/mam/mar/wly)

Baca juga: Setelah Bertemu AHY Ketua Umum Demokrat, Anies Baswedan Sebut Komunikasi akan Berlanjut ke PKS

Baca juga: Apresiasi NasDem, Relawan Aceh Minta Demokrat dan PKS Segera Deklarasi Anies Jadi Capres

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved