Kamis, 11 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Sanggar Gayo Symphony Juarai Festival Musik Etnik

Sanggar Gayo Symphony asal Bener Meriah keluar sebagai juara dalam Festival Musik Etnik

Tayang:
Editor: bakri
For Serambinews.com
Sanggar Gayo Symphony Asal Bener Meriah Juarai Festival Musik Etnik, Ini Juara 2 hingga Harapan 1 

BANDA ACEH - Sanggar Gayo Symphony asal Bener Meriah keluar sebagai juara dalam Festival Musik Etnik.

Festival itu ditutup Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal, di Taman Budaya Banda Aceh, Rabu (26/10/2022) malam.

Sementara juara dua diraih Sanggar Cut Meutia asal Aceh Utara dan pemenang ketiga Komunitas Rheng Panblah asal Banda Aceh, serta juara harapan 1 diraih Sanggar BanKana asal Banda Aceh.

Even ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, berlangsung selama dua hari 25-26 Oktober 2022.

Sebanyak 9 band entik dari seluruh Aceh bersaing dalam festival ini dengan lagu-lagu karya sendiri.

Almuniza Kamal saat penutupan festival menyampaikan, lewat Festival Musik Etnik, Disbudpar ingin melestarikan seni bermusik yang tumbuh di Aceh.

Katanya, festival itu juga memberikan kesempatan kepada para pelaku seni atau musisi, untuk berkarya.

Almuniza menambahkan, pada 2023 akan terselenggara event besar berupa Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), selaku ajang budaya terbesar di Aceh.

Ia berharap para pelaku seni dan budaya dapat berpartisipasi dalam ajang itu.

Pemerhati Budaya, Mawardi Ali yang juga hadir dalam festival itu menyampaikan apresiasi kepada Disbudpar Aceh atas terselenggarakan kegiatan festival tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu menjadi ajang bagi para pelaku seni untuk menghasilkan karyanya.

Baca juga: Sanggar Seuramoe Mifa Tampil Memukau di Pembukaan Meulaboh Fashion Week 2022

Baca juga: Seni serta Tarian Gayo Meriahkan Pagelaran Seni dan Budaya Sanggar Renggali Present, Ini Kata Bupati

Serta melestarikan keseninan bermusik, khusunya musik etnik.

Ia berharap, kegiatan seperti biasa dilaksanakan beberapa kali dalam setahun.

Bahkan ia menyarankan jika bisa, maka dilaksanakan setiap bulan.

Karena memberikan dampak, selain melestarikan musik etnik dan kesempatan berkarya, pelaksanaan event juga menghidupkan UMKM.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved