Internasional
Drone Kamikaze Iran Mengandung Teknologi Amerika Serikat, Eropa dan Asia
Drone kamikaze Iran yang dipasok ke pasukan Rusia untuk menggempur Ukraina mengandung teknologi AS, Eropa, dan Asia.
SERAMBINEWS.COM, LONDON - Drone kamikaze Iran yang dipasok ke pasukan Rusia untuk menggempur Ukraina mengandung teknologi AS, Eropa, dan Asia.
Menurut sebuah laporan di Wall Street Journal, para penyelidik menemukan drone yang ditembak jatuh oleh militer Kiev berisi perangkat keras buatan Barat yang memandu dan menggerakkan mesin.
Para ahli senjata mengatakan bahwa para insinyur Iran kemungkinan besar dapat menyalin potongan-potongan drone AS dan Israel yang jatuh untuk digunakan dalam drone mereka sendiri.
Drone Shahed-136 buatan Iran telah menjadi senjata andalan pasukan Rusia, yang telah menggunakan model tersebut untuk menyerang kota-kota Ukraina, meskipun ada penolakan dari Teheran dan Moskow.
Namun, pemerintah Barat dan badan intelijen mengatakan memiliki bukti pasokan drone, serta pertukaran informasi antara personel militer Rusia dan Iran tentang cara mengoperasikan drone.
Baca juga: Ledakan Bom Guncang Kiev, Balas Serangan Besar-Besaran Drone Ukraina ke Krimea
"Saya menerima telepon dari Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian, di mana saya menuntut Iran menghentikan aliran senjata ke Rusia," kata Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba.
Sedangkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berjanji akan menetralisir dampak serangan pesawat tak berawak Rusia.
"Bersama-sama, kami pasti akan memotong sayap semua monster logam, tidak peduli berapa banyak dari mereka dan dari mana mereka terbang ke arah Ukraina," katanya.
“Pesawat musuh akan jatuh dan helikopter musuh akan jatuh,' ujarnya.
"Hanya orang-orang Ukraina yang tidak akan jatuh," harapnya.(*)
Baca juga: Iran Siap Kirim Lebih Banyak Drone, Rusia juga Minta Rudal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Samping-Drone.jpg)