Senin, 20 April 2026

Sidang Pembunuhan Brigadir J

Kuat Ma'ruf Bantah soal Ancaman, Hakim: Saksi Vera Tidak Sebut Nama

Kuat Ma'ruf membantah soal pernyataan Vera terkait ancaman 'bila naik akan dibunuh', hakim jelaskan Vera tidak sebut nama.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Tangkap Layar Kompas TV
Kuat Ma'ruf membantah soal pernyataan Vera terkait ancaman 'bila naik akan dibunuh', hakim jelaskan Vera tidak sebut nama. 

SERAMBINEWS.COM - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Kuat Ma'ruf membantah soal pernyataan Vera terkait ancaman 'bila naik akan dibunuh'.

Hal itu disampaikannya dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2022).

Saat itu Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso menanyakan tanggapan Kuat Ma'ruf terkait keterangan saksi-saksi, termasuk keterangan kekasih Brigadir J, Vera Simanjuntak.

"Apakah saudara mengerti, apakah semua keterangan saksi benar atau sebagian salah, atau semua salah sebagian benar, atau saudara tidak tahu sama sekali," kata Hakim Wahyu Iman dilihat Serambinews.com dari Kompas TV, Rabu.

 

 

Kemudian Kuat Ma'ruf menjawab ada yang tidak tahu, ada yang benar dan ada yang salah.

Baca juga: Kuat Maruf Pergoki Yosua Keluar Kamar Putri, Kejar Lalu Ambil Pisau

Selanjutnya hakim kembali bertanya keterangan saksi mana yang dimaksud Kuat.

"Tadi yang mengatakan mbak Vera ada, kalau naik aku bunuh," jawab Kuat Ma'ruf.

"Terus apa yang tidak benar?" tanya hakim balik.

"Karena tidak ada bahasa seperti itu waktu kejadian," jawab Kuat.

Baca juga: Jadi Tersangka, Penampilan Kuat Maruf dan Putri Candrawathi Makin Kinclong dan Gemuk

Kemudian hakim menjelaskan kalau keterangan Vera tidak menyebut nama yang memberikan ancaman dalam kesaksiannya tersebut.

"Begini, itu kan si Vera tadi menjelaskan tidak menyebutkan siapa yang menyebutkan tersebut," jelas Hakim Wahyu Iman.

"Saksi Vera hanya menceritakan korban bercerita dan dia diberi ancaman apabila kamu naik maka akan aku bunuh. Ada yang lain?" tanya hakim lagi.

"Terima kasih yang mulia," tutup Kuat Ma'ruf menyelesaikan bantahannya.

Baca juga: Sidang Perdana Kasus Kematian Brigadir J, Peran Vital Kuat Maruf Terungkap

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved