Breaking News:

Internasional

Pelaku Bom Bunuh Diri Pusat Imigrasi Inggris Sempat Memposting Kata-Kata Kasar Anti-Muslim

Seorang pria yang membom fasilitas imigrasi di Inggris pada Minggu (30/10/2022) dimotivasi kelompok sayap kanan berdasarkan postingan media sosial.

Editor: M Nur Pakar
()
Pria Inggris anti-Muslim, Andrew Leak (66) ditemukan tewas di pompa bensin. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Seorang pria yang membom fasilitas imigrasi di Inggris pada Minggu (30/10/2022) dimotivasi kelompok sayap kanan berdasarkan postingan media sosial.

Harian Inggris, Metro, Rabu (2/11/2022) melaporkan Andrew Leak melemparkan bahan peledak buatan sendiri ke dinding pusat migrasi di Western Jet Foil, Dover.

Dia kemudian ditemukan tewas di sebuah pompa bensin terdekat.

Posting Facebook Leak mungkin mengungkapkan motifnya.

Tetapi, anggota parlemen North Thanet Sir Roger Gale menggambarkan pria berusia 66 tahun itu menderita kesehatan mental yang parah.

Investigasi oleh polisi kontraterorisme atas serangan dan kematian Leak telah diluncurkan.

Baca juga: Band Rock Inggris Coldplay dan Aktor Iran Gelar Konser Mendukung Demonstrasi di Iran

Tetapi pihak berwenang menolak untuk mengomentari kemungkinan motifnya.

Serangkaian postingan yang dibagikan oleh Leak menunjukkan pola Islamofobia, rasisme, dan makian terhadap migran di Inggris.

Pada 9 Agustus 2022, dia memposting:

“Lain kali pusat pekerjaan memberikan sanksi kepada uang Anda karena tidak mencari pekerjaan yang cukup."

"Tanyakan kepada mereka tentang ribuan orang yang mendapatkan tunjangan yang tidak dapat berbicara bahasa Inggris dan tidak dapat menulis bahasa Inggris."

"Bagaimana mereka mencari pekerjaan?

“Tunjangan pengangguran dengan jelas menyatakan Anda tidak dapat mengklaim tunjangan jika tidak mencari pekerjaan."

"Semua orang ini harus dikecualikan dari manfaat itu."

Baca juga: Qatar Dituduh Hambur-Hamburkan Uang Untuk Anggota Parlemen Inggris Jelang Piala Dunia 2022

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved