Fakta Lukas Enembe Diperiksa KPK, Firly Bahuri Jabat Erat Tangan Gubernur Papua, Disebut Kooperatif
Pemeriksaan terhadap Lukas Enembe dilakukan di kediamannya di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.
Menurut dia, tim akan membuat pemeriksaan lanjutan untuk menyimpulkan kondisi kesehatan Lukas Enembe.
Firli menyebut, hal ini sebagai wujud nyata KPK tetap menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia dari para tersangka korupsi.
"Namun demikian nanti akan ada sendiri proses untuk mendalami kondisi kesehatan beliau, sekali lagi saya sampaikan penegakan hukum itu yang utama, tetapi di samping itu kita tidak boleh melupakan hak-hak kemanusiaan termasuk kesehatan, nanti IDI yang akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kesehatan Bapak Lukas Enembe," tuturnya.
Kesimpulan yang dikeluarkan oleh IDI nantinya akan menjadi pegangan bagi KPK untuk menindaklanjuti kasus hukum yang menjerat Lukas Enembe.
"Langkah selanjutnya tentu kita akan melihat hasil pemeriksaan kita, baik dari tim penyidik maupun dari tim dokter yang kita bawa tadi," katanya.
"Tapi yang paling penting adalah kita tetap memprioritaskan penegakan hukum harus tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi kesehatan," lanjut Firli.
Baca juga: Kabar Gembira! Guru K2 Langsung Lulus P3K Tanpa Tes, Pemkab Aceh Jaya Buka 371 Formasi Guru PPPK
Baca juga: Sering Berhubungan Hingga Hamil saat Pacaran, Pasangan Kekasih Ini Tega Buang Bayi Baru Lahir
Baca juga: Honorer Setubuhi Ponakan Hingga Hamil, Ancam Hentikan Biayai Sekolah, Bantal dan Guling Jadi Bukti
Tribunnews.com: 5 Fakta Lukas Enembe Diperiksa KPK: Momen Ketua KPK Jabat Tangan Gubernur Papua, Disebut Kooperatif