Berita Banda Aceh
Kapolda dengar Curhat di Warkop, Mulai dari Isu Pungli Pengurusan SIM hingga Isu Kabel Telanjang
Polda Aceh dan jajajaran menggelar kegiatan ‘Jumat Curhat’ dalam rangka memberikan respons cepat atas permasalahan dan keluhan masyarakat
Polda Aceh dan jajajaran menggelar kegiatan ‘Jumat Curhat’ dalam rangka memberikan respons cepat atas permasalahan dan keluhan masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai dari Polda hingga ke Polres.
Dalam kesempatan itu, masyarakat bebas mencurahkan isi hatinya.
ADANYA pungutan liar (pungli) dalam proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) memang sudah bukan menjadi rahasia lagi.
Semua masyarakat mengetahuinya, tetapi sangat sedikit yang berani menyuarakannya.
Jumat (4/11/2022) kemarin, masyarakat dengan lugas menyampaikan hal itu, langsung kepada Kapolda Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar, dalam kegiatan ‘Jumat Curhat Bersama Kapolda Aceh’ yang berlangsung di salah satu warung kopi di kawasan Beurawe, Banda Aceh.
Acara itu dihadiri beberapa masyarakat dan sejumlah jurnalis dari berbagai media massa.
Sementara Kapolda Aceh didampingi oleh Wakapolda Brigjen Pol Syamsul Bahri, para pejabat utama Polda Aceh lainnya.
Pantauan Serambi, dalam sesi curhat itu ada dua warga yang langsung menyampaikan keluhannya kepada Kapolda Aceh.
Dalam suasana akrab sambil menyeruput kopi, kedua warga tersebut secara bergantian menyampaikan persoalan dugaan pungli pembuatan SIM dan persoalan kabel telanjang PLN yang cukup mengganggu di kawasan Peuniti.
Bahkan, kabel-kabel telanjang itu diakui telah menelan korban belum lama ini.
Baca juga: Kapolda Minta Warga Tunda Berpergian akibat Banjir di Aceh Tamiang
Baca juga: Kapolda Bersama Wakapolda Aceh Kompak Sidak ke SPKT
Atas persoalan itu, Kapolda Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar menegaskan akan segera menindaklanjutinya.
Polda akan meminta PT PLN (Persero) untuk segera membenahi persoalan kabel telanjang ini.
"Yang pertama terkait kabel telanjang milik PLN, nanti akan kami 87-kan kepada PLN untuk memperbaiki kinerja karena sudah ada beberapa korban katanya," kata Ahmad Haydar.
Selanjutnya terkait laporan dugaan pungli pembuatan SIM, Kapolda juga berjanji akan segera mengecek informasi tersebut, termasuk hingga jajaran Polres.
Ia juga meminta masyarakat agar tidak melakukan pengurusan SIM melalui calo.
"Terkait masalah lalu lintas akan kami 87-kan kepada Kapolresta agar lebih lagi.
Kami imbau masyarakat, ketika ingin membuat SIM, perpanjangan SIM, itu di loket-loket sudah ada pemberitahuan baik syarat dan biayanya, jangan melalui calo," pinta Kapolda.
Kapolda mengatakan, melalui ‘Jumat Curhat’ ini polisi ingin menyerap informasi dari masyarakat, ulama, termasuk awak media tentang berbagai hal, baik sosial, kriminal, atau keluhan masyarakat terkait pelayanan kepolisian.
"Sehingga dari situ kita tahu apa yang terjadi dan insya Allah bisa kita selesaikan.
Kami ingin melaksanakan tugas dengan baik.
Baca juga: Anggota DPR Apresiasi Kapolda Aceh, Dek Gam Minta Warga Laporkan Jika Ada Oknum Pungli Saat Buat SIM
Tentu kami tidak bisa mengoreksi diri sendiri tanpa koreksi masyarakat.
Kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT," kata Irjen Pol Ahmad Haydar.
Dalam kegiatan itu, Kapolda Aceh menampung keluhan masyarakat secara langsung dengan cara-cara humanis, di mana masyarakat bebas mencurahkan isi hatinya terkait permasalahan yang dialami.
"Masyarakat yang datang ke warung kopi dipersilakan curhat dan ditampung langsung oleh Kapolda Aceh," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, menambahkan.
Selain menerima curhatan masyarakat, Kapolda Aceh juga berdiskusi dengan para wartawan.
Kapolda dalam kesempatan itu mengakui peran awak media sangat penting dalam menjalankan fungsinya dalam kontrol sosial.
Di akhir legiatan, Kapolda Aceh juga menerima hadiah buku foto-foto kejadain tsunami 2004 dari Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh, Bedu Saini.
Untuk diketahui, ‘Jumat Curhat’ merupakan Program Quick Wins Presisi atau Prediktif yang dicanangkan Kapolri, meliputi responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan.
Program unggulan yang dicetuskan Mabes Polri ini tidak saja soal interaksi Polri dengan masyarakat dalam pelayanan publik, namun juga penguatan kerja sama eksternal, baik untuk penerapan budaya, antikorupsi hingga persoalan ekonomi. (subur dani)
Baca juga: Kapolda Aceh Pastikan tak Ada Pungli dalam Layanan SIM
Baca juga: Kapolda Aceh Tinjau Pengobatan Gratis di Pasar Aceh, Bakti Kesehatan Dalam Rangka HUT Humas Polri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kapolda-aceh-irjen-pol-ahmad-hadyar-mendengar-keluhan-masyarakat-dalam-jumat.jpg)