Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Kendaraan ‘Mengular’ Sampai Langkat, Medan-Banda Aceh Masih Lumpuh, Jenazah Sempat Tertahan 7 Jam

Jalur lintas Medan-Banda Aceh, hingga Jumat (4/11/2022) tadi malam masih dilaporkan lumpuh

Editor: bakri
Kendaraan ‘Mengular’ Sampai Langkat, Medan-Banda Aceh Masih Lumpuh, Jenazah Sempat Tertahan 7 Jam - Warga-bersama-TNI-mengevakuasi-jenazah.jpg
FOTO/DOK KORAMIL
Warga bersama TNI mengevakuasi jenazah yang sempat terjebak macet selama tujuh jam, Jumat (4/11/2022). Akses jalan nasional yang terputus membuat proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan rakit tradisional.
Kendaraan ‘Mengular’ Sampai Langkat, Medan-Banda Aceh Masih Lumpuh, Jenazah Sempat Tertahan 7 Jam - F20221104Rh7.jpg
Dok Humas
olisi menyalurkan bantun kepada korban banjir di Aceh Tamiang, Jumat (4/11/2022). Aksi sosial ini juga dilakukan dengan membagikan makanan kepada pengendara yang terjebak banjir di jalan nasional. Dok Humas
Kendaraan ‘Mengular’ Sampai Langkat, Medan-Banda Aceh Masih Lumpuh, Jenazah Sempat Tertahan 7 Jam - Brimob-salur-bantuan-ke-korban-banjir.jpg
Desy Brimob
Personel Brimob saat menyalurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Jumat (4/11/2022)
Kendaraan ‘Mengular’ Sampai Langkat, Medan-Banda Aceh Masih Lumpuh, Jenazah Sempat Tertahan 7 Jam - Polsek-Rundeng-Bantu-korban-banjir.jpg
For Serambinews.com
Aparat Kepolisian Sektor Rundeng dipimpin Iptu Fajar Harapan Tumangger bersama personel TNI membantu korban banjir menyeberangi genangan banjir, Jumat (4/11/2022)
Kendaraan ‘Mengular’ Sampai Langkat, Medan-Banda Aceh Masih Lumpuh, Jenazah Sempat Tertahan 7 Jam - terlihat-mogok.jpg
Foto Kiriman Warga
Tiga bus terlihat mogok di tengah banjir yang melanda jalan lintas Medan-Banda Aceh di Aceh Tamiang, Jumat (4/11/2022).
Kendaraan ‘Mengular’ Sampai Langkat, Medan-Banda Aceh Masih Lumpuh, Jenazah Sempat Tertahan 7 Jam - lansia-yang-terjebak-banjir-di-rumahnya-di-dusun-setia-gampong-sidorejo-saat-dievakuasi.jpg
SERAMBINEWS.COM/ ZUBIR
Seorang lansia yang terjebak banjir di rumahnya, H Abu Bakar di Dusun Setia Gampong Sidorejo saat dievakuasi dari rumahnya dengan perahu karet BPBD Kota Langsa ke tempat lebih aman.
Kendaraan ‘Mengular’ Sampai Langkat, Medan-Banda Aceh Masih Lumpuh, Jenazah Sempat Tertahan 7 Jam - Prajurit-TNI-memandu-bus-yang-coba-menerobos-ban.jpg
DOK PENDIM 0117/ACEH TAMIANG
Prajurit TNI memandu bus yang coba menerobos banjir yang menggenangi Jalan Banda Aceh-Medan di wilayah Aceh Tamiang, Kamis (3/11/2022).
Kendaraan ‘Mengular’ Sampai Langkat, Medan-Banda Aceh Masih Lumpuh, Jenazah Sempat Tertahan 7 Jam - banjir-6879.jpg
SERAMBINEWS/Dok Koramil 03/Seruway
Prajurit TNI di Seruwauy, Aceh Tamiang mengevakuasi seorang wanita berusia lanjut yang sempat terjebak banjir di rumahnya, Kamis (3/11/2022).

KUALASIMPANG - Jalur lintas Medan-Banda Aceh, hingga Jumat (4/11/2022) tadi malam masih dilaporkan lumpuh.

Hanya beberapa kendaraan berbadan besar seperti truk dan bus yang berani melintas.

Tumpukan kendaraan dari arah Medan dilaporkan sudah membentuk barisan yang sangat panjang, ‘mengular’ hingga menembus perbatasan Langkat, Sumatera Utara.

Danramil 07/Kejuruan Muda Kapten Inf Nunu Rukmana menjelaskan, tumpukan kendaraanitu terjadi disebabkan banjir di jalut perlintasan semakin tinggi dan ada kendaraan yang mogok.

"Ada kendaraan mogok di jalur banjir, ini memperburuk keadaan," kata Nunu, Jumat (4/11/2022).

Nunu menggambarkan kondisi jalan raya saat ini sudah dipenuhi kendaraan sebanyak tiga lapis, yang seluruhnya menuju Banda Aceh.

Nunu sendiri saat berita ini ditulis pagi kemarin, mengaku masih terjebak di lokasi usai menjemput jenazah di perbatasan Aceh Tamiang-Langkat.

Diketahui arus lalu lintas ini sudah lumpuh sejak Kamis (3/11/2022) dini hari dampak meluasnya banjir.

Melihat situasi tersebut, Polres Aceh Tamiang berinisiatif membagikan makanan kepada para pengendara yang terjebak macet.

Pembagian ini dilakukan polisi dengan menyusuri ruas jalan lintas menggunakan mobil bak terbuka.

Di bagian bak sudah terisi penuh makanan yang sudah dikemas kantung plastik.

Baca juga: Kapolda Minta Warga Tunda Berpergian akibat Banjir di Aceh Tamiang

Baca juga: Polres Aceh Tamiang Bagikan Makanan untuk Pengendara yang Terjebak Banjir

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali mengatakan makanan yang dibagikan merupakan hasil olahan di dapur umum yang mereka buka.

Awalnya kata dia, dapur umum itu diperuntukan untuk anggota polisi yang bertugas menangani banjir dan juga masyarakat umum yang menjadi korban banjir.

"Kami ada membuka dapur umum di Polres, tujuan awalnya untuk anggota dan masyarakat yang menjadi korban," kata Imam, Jumat (4/11/2022) malam.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved