Rabu, 13 Mei 2026

Berita Aceh Tengah

Rumah Sakit Regional Takengon Ambruk Sebelum Difungsikan

Rumah Sakit Umum (RSU) Regional Takengon, yang berlokasi di Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Ambruk

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBI/ROMADANI
Satu alat berat jenis wheel loader membersihkan puing-puing gedung Rumah Sakit Regional Takengon, Aceh Tengah, yang ambruk pada Jumat (4/11/2022) sore. 

Menurut Bardan, rendahnya kualitas bangunan mengindikasikan ada praktik korupsi dalam proyek tersebut.

Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum memberi perhatian serius terhadap kasus ini.

Ditanya berapa anggaran yang sudah dikucurkan oleh pembangunan rumah sakit tersebut, Bardan menyebutkan, anggaran dari DOKA yang digelontorkan beragam jumlahnya Rp 5-20 milyar per tahun.

"Sejak saya menjadi anggota DPRA atau sekitar 10 tahun, total anggaran yang sudah dikucukan untuk pembangunan rumah sakit itu sekitar 97 miliar rupiah,” pungkas Bardan Sahidi.

Baca juga: Hujan Deras Akibatkan Tanggul Sungai Lamsujen Longsor, Sebagian Bangunan Lima Unit Ruko Ambruk

Desakan untuk dilakukan pengusutan terhadap ambruknya rumah sakit regional Aceh Tengah juga disampaikan LSM Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA).

Koordinator MaTA, Alfian meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh untuk turun tangan.

Sebab, menurut Alfian, ambruknya bangunan itu bukan akibat bencana menandakan ada indikasi kualitas bangunan rendah.

Pengusutan itu, sambung Alfian, perlu dilakukan agar ada kepastian hukum dan public akan tahu siapa saja yang terlibat dalam proyek tersebut.

MaTA juga memandang perlu segera dilakukan evaluasi terhadap pembangunan semua rumah sakit regional di Aceh, mulai dari perencanaan sampai pembangunan.

Sebab, tambah Alfian, pihaknya juga menemukan pondasi dan tiang yang sudah dibangun pada Rumah Sakit Regional Bireuen juga berkualitas rendah.

"Jadi, sudah saatnya Penjabat (Pj) Gubernur mengambil langkah tegas terhadap orang-orang yang dianggap bertangung jawab, termasuk konsultan dan rekanan dalam pembangunan semua rumah sakit regional di Aceh," ujar Alfian.

Langkah tegas secara adminitrasi, lanjutnya, penting dilakukan Pj Gubernur sehingga tidak menimbulkan kerugian Aceh lebih besar di kemudian hari.

"Tak boleh ada toleransi terhadap pelaku kejahatan, siapan pun dia," pungkasnya.

Terpisah, Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, yang dikonfirmasi Serambi, kemarin, mengatakan, bangunan Rumah Sakit Regional Takengon yang ambruk tersebut merupakan paket proyek yang dibangun dengan anggaran kabupaten (APBK), bukan provinsi (APBA).

“Terhadap kasus bangunan rumah sakit regional yang ambruk tersebut, saat ini sudah dalam penyelidikan pihak APH (Aparat Penegak Hukum), dalam hal ini Polres Aceh Tengah,” tulis Muhammad MTA melalui pesan WhatsApp (WA). (rd/mas/jal)

Baca juga: Pasutri Butuh Rumah Bantuan, Rumah Ambruk Diterjang Angin

Baca juga: Dihantam Banjir, Abutment Jembatan Gampong Jambo Papeun Nyaris Ambruk

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved