Breaking News:

Kupi Beungoh

Empat Kunci Masuk Surga dengan Aman

Kamu tidak akan masuk syurga sampai kamu beriman, dan kamu tidak akan beriman sampai kamu saling mencintai, maukah aku tunjukkan kepadamu sesuatu yang

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Tgk H.Sulaiman M.Hasan Lc. MA Penasihat IKAT (Ikatan Alumni Timur Tengah), Pengurus Dewan Dakwah Aceh Bid.Hubungan Luar Negeri, dan Kabag keistimewaan dan Keagamaan Biro Isra Setda Aceh. 

Oleh: Tgk H.Sulaman M.Hasan Lc MA*)

ABDULLAH bin Salam awalnya seorang pemimpin agama Yahudi di Madinah, memeluk islam setelah kedatangan nabi ke Madinah, beliau menceritakan:

Ketika Rasulullah hijrah ke Madinah rasa ingin taunya tentang nabi Muhammad sangat kuat, sehingga beliau ikut menerobos para sahabat yang sedang mengurumuni Rasulullah, ketika itu dilihat oleh Abdullah bin salam tidak terlihat tanda-tanda kebohongan sedikit pun diwajah Rasululllah saw, maka perkara yang pertama sekali disampaikan oleh Rasulullah saw adalah:

1.Tebarkan salam/ tebarkan kedamaian (afsyus salam)

Agama islam adalah agama yang penuh kedamaian, umat islam harus dapat memastikan semua orang aman dan selamat dari kedhaliman yang di akibatkan oleh sikap, tindakan, prilaku, kebijakan kita, baik tetangga, masyarakat dan semua orang yang berinteraksi dengan kita, tidak boleh tersakiti, terlukai atau pun terusik.

Bidadari dan Bidadara, Adakah Pasangan untuk Perempuan Shalehah di Surga?

Penjelasan yang semakna dengan ini dipertegas oleh hadis lain yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim saat Rasulullah ditanya tentang ciri muslim sejati, Rasulullah saw menjawab:

“Al muslimu man salimal muslimuna min lisanihi wa yadih” ciri muslim sejati adalah siapa pun yang mampu menjamin keselamatan muslim lain nya (dari segala bentuk sikap,perilaku, tindakan) yang diakibatkan oleh lisan/ ucapan, dan tangan/ kekuasaan nya.

Perintah menebarkan salam/ kedamaian tidak hanya dibatasi kepada orang yang kita kenal saja, akan tetapi menyeluruh kepada orang yang tidak kita kenal.

Komunitas Insan Sedekah Gapai Surga Bagikan 100 Paket Sembako untuk Kaum Duafa dan Hafiz Quran

Bersumber dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu anhuma, seorang laki-laki bertanya kepada Nabi saw, “Ayyul islam khairun? Qaala: thut’imut tha’am wa taqraus salam ‘ala man ‘arafta waman lam ta’rif” hal apa yang terbaik dari islam? Nabi saw menjawab:”engkau berikan makan dan menebarkan salam/ kedamaian kepada orang yang engkau kenal dan tidak kenal (HR. Bukhari)

Menebarkan salam juga merupakan salah satu bentuk dari menebarkan rasa cinta dan kasih sayang sesama saudara seiman, dalam hadis yang bersumber dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah saw bersabda:

“Laa tadkhulul jannata hatta tu’minuu walaa tu’minuu hatta tahabbuu, awalaa adullukum ‘ala syai’in iza fa’altumuuhu tahabbabtum? afsyus salam bainakum”

Kamu tidak akan masuk syurga sampai kamu beriman, dan kamu tidak akan beriman sampai kamu saling mencintai, maukah aku tunjukkan kepadamu sesuatu yang jika kamu melakukan nya kamu akan saling mencintai? Tebarkan salam/ kedamaian di antara kamu (HR. Muslim)

Yang terbaik yang duluan menyampaikan salam

Baginda Rasulullah saw menegaskan melalui hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud: “Inna awlan nas billahi man bada ahum bis salam” sesungguhnya Manusia yang paling utama di sisi Allah adalah yang terlebih dahulu mengucapkan salam (HR. Abu Dawud)

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved