Breaking News:

Kupi Beungoh

Pura-pura Syari’ah Bank Syari’ah?

Sebenarnya Bank Syariah di Aceh telah diberikan karpet merah oleh pemerintah melalui Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah.

Editor: Ansari Hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
Usamah El-Madny 

Oleh: Usamah El-Madny*)

BEBERAPA waktu terakhir ini kritik kepada bank syariah mengalir deras. Bahkan olok-olok.

Paling tidak ada tiga jenis kritik yang dialamatkan kepada perbankan syariah. Pertama, kritik yang masih bernuansa objektif.

Bukan phobia syariah. Kritikan semacam ini umumnya datang dari pelaku ekonomi riil yang sangat tergantung dengan fasilitasi perbankan untuk bertransaksi dengan pihak luar provinsi Aceh.

Namun selama ini kualitas layanan bank syariah sering mengecewakan.

Deklarasi Lawan Riba, Santri Aceh Tuntut Bank Syariah Berbenah dan Sempurnakan Layanan

Kedua, kritik dari masyarakat biasa non pengusaha yang sejak awal mendukung perbankan syariah. Lalu kemudian dalam perjalanannya kecewa dengan layanan perbankan ini.

Kelompok pertama dan kedua di atas sebenarnya masih tetap mendukung perbankan syariah. Permintaan mereka hanya satu: segera benahi kekurangan yang ada agar cinta mereka kembali membara.

Ketiga, adalah kritik dari para pembenci. Bagi kelompok ini memang dari sononya sudah nyinyir dengan yang berbau syariah.

Maka ketika ada ketidaknyamanan dan kekurangsempurnaan yang diperagakan bank syariah, bagi mereka itu semua adalah momentum yang tidak boleh disia-siakan untuk menerang simbol-simbol syariah.

Kelompok ini selalu ada di setiap zaman dan tempat. Dan mereka adalah bagian dari masalah yang ada di Aceh.

Tanpa Saingan

Sebenarnya Bank Syariah di Aceh telah diberikan karpet merah oleh pemerintah melalui Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah.

Sebagai kebijakan turunan dari qanun ini kemudian lahir kebijakan hnya bank syariah yang boleh beroperasi di Aceh.

Akibatnya, sejak berlakumya kebijakan tersebut semua bank konvensional angkat kaki dari Aceh.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved