Berita Aceh Barat
Pelayanan Kesehatan Untuk Semua Golongan Diminta Ditingkatkan
Pj Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi meminta semua petugas kesehatan di daerah tersebut guna meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pj Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi meminta semua petugas kesehatan di daerah tersebut guna meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
Selain itu, pelayanan kesehatan untuk semua golongan juga dapat ditingkatkan lagi, mulai dari pelayanan dasar di Puskesmas, hingga rujukan ke rumah sakit,.
"Karena selama ini yang menjadi persoalan di masyarakat adalah pelayanan dasar, yang berada di bawah standar," ungkap Pj Bupati Aceh barat, Mahdi Efendi pada pertemuan dengan pihak BPJS Kesehatan Meulaboh, Jumat (18/11/2022) di ruang rapat bupati
Ia menaruh harapan besar kepada tenaga kesehatan dan para medis agar memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Baca juga: Cara Ampuh Turunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat, dr Zaidul Akbar Anjurkan Rutin Minum Air Ini
Guna meminimalisir personal yang ada, Mahdi menginstruksikan kepada dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BKPSDM dan RSUD untuk saling berkoordinasi dan bersinergi dengan BPJS Kesehatan dalam melakukan rekonsiliasi data.
Dengan demikian, ke depannya data peserta terdaftar dan terupdate, sehingga diharapkan akan selalu sesuai dengan perubahan yang terjadi di masing-masing badan usaha atau perusahaan.
“Tidak hanya itu, pembayarannya juga sesuai dengan jumlah tagihan yang dikirimkan ke setiap badan usaha atau perusahaan,” tutup Mahdi.
Pimpinan BPJS kesehatan Aceh Barat Meri Lestari Melaporkan situasi dan perkembangan pelaksanaan program jaminan kesehatan di Aceh Barat saat ini mulai dari pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), sampai dengan rujukan serta jumlah kepesertaan dari BPJS kesehatan di daerah tersebut.
Baca juga: Anggota Dewan Pidie Temukan 20 Hektare Sawah Terbengkalai, Begini Tanggapan Kadistanpang
FKTP atau sering disebut faskes ini menjadi garda terdepan sejak program Jaminan Kesehatan Nasional ditetapkan tahun 2014.
Namun kualitas layanan di FKTP masih rendah karena belum adanya standar kinerja yang mendorong kualitas pelayanan.
Dalam audiensinya itu Meri juga menyampaikan latar belakang program BPJS dalam melindungi segenap masyarakat Indonesia adalah adanya Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional agar secara nasional diselenggarakan program jaminan kesehatan sosial untuk melindungi masyarakat khususnya masyarakat yang sakit biaya besar dan yang mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan oleh karena ketidakmampuan pembiayaan.(*)
Baca juga: Korban Meninggal Dunia Dampak Banjir di Makmur Bireuen Dikebumikan di Desa Lain