Breaking News:

Penertiban

Satpol PP Banda Aceh Amankan Pelajar Bolos saat Jam Sekolah

Rizal mengatakan, informasi keberadaan siswa-siswi tersebut didapat pihaknya dari salah seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi tersebut.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Dok. Satpol PP dan WH Banda Aceh.
Satpol PP dan WH Banda Aceh mengamankan sejumlah siswa-siswi yang kedapatan berada disalah satu warung kopi di Jl. Jendral Sudirman, Kecamatan Banda Raya saat jam pelajaran, Rabu (23/11/2022). 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Satpol PP dan WH Banda Aceh mengamankan sejumlah palajar yang kedapatan berada disalah satu warung kopi di Jl.Jendral Sudirman, Kecamatan Banda Raya saat jam pelajaran, Rabu (23/11/2022).

Pelaksana Tugas (plt) Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal MSi mengingatkan kepada pelajar tersebut agar tidak coba-coba bolos sekolah.

“Mata kami ada dimana-mana. Mungkin personel Satpol PP WH tidak bisa menjangkau hingga ke seluruh sudut Kota Banda Aceh, tapi ingat, masih ada warga yang peduli,” kata Rizal, Kamis (24/11/2022).

Kakek 60 Tahun, Bolos Jam Sekolah sampai Kaum Milenial - LIVE UPDATE ACEH Jumat (12/8/2022)

Rizal mengatakan, informasi keberadaan siswa-siswi tersebut didapat pihaknya dari salah seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi tersebut.

“Setiap warga Kota Banda Aceh sudah menyimpan nomor call center kami. Setiap ada pelanggaran langsung sampai informasinya kepada kami. Jadi jangan coba-coba buat pelanggaran,” ujarnya

Mantan Camat Baiturrahman itu juga berpesan kepada siswa-siswi tersebut agar menjaga kepercayaan yang telah diberikan orang tua mereka. Perilaku bolos sekolah bukanlah hal yang baik dilakukan.

Bolos Saat Jam Sekolah, Satpol PP dan WH Amankan Sejumlah Siswa di Aceh Besar

“Hargai jerih mereka yang sudah susah payah menghidupi kalian, membelikan kalian pakaian, kasih kalian uang jajan. Balas itu semua dengan prestasi dan bakti, jangan dengan bolos sekolah seperti ini," kata kepad para pelajar tersebut.

Sementara itu Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Syariat Islam, Yusmansyah, SH, menyebutkan siswa-siswi tersebut nantinya akan diberi pembinaan dan menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan.

Baru kemudian mereka dikembalikan kepada orang tua masing-masing.

“Pembinaan yang kita berikan lebih kepada pendekatan emosional. Kita sentuh hati mereka, kita berikan pengertian kepada mereka agar selalu menghargai orang tua, dan memanfaatkan masa muda dengan baik,” pungkasnya.(*)

Suku Kurdi Tetap Jadi Sasaran Turkiye dan Iran Sejak Abad ke-20, Tanah Air Tak Pernah Terwujud

Hasil Piala Dunia 2022: Korea Selatan Tahan Imbang Uruguay, Nunez dan Suarez Mandul

Irak Pindahkan Pasukan Keamanan ke Perbatasan Iran dan Turkiye, Cegah Serangan Berulang ke Kurdi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved