Breaking News:

Media Sosial

Pekan Depan, Twitter akan Beri Warna Centang Berbeda bagi Akun Terverifikasi Sesuai Ketegori 

Layanan berbayar yang diperbarui akan memungkinkan individu untuk memiliki logo sekunder yang lebih kecil dari organisasi mereka jika diverifikasi ole

Editor: Ansari Hasyim
Pinterest
Elon Musk, CEO Tesla Inc dan SpaceX yang kini resmi beli Twitter. 

SERAMBINEWS.COM - Twitter berencana meluncurkan layanan terverifikasi Jumat depan dengan cek warna berbeda untuk individu, perusahaan, dan pemerintah, setelah peluncuran awal yang gagal menyebabkan lonjakan pengguna yang meniru selebriti dan merek di platform.

Chief Executive Elon Musk pada hari Jumat membagikan warna untuk kategori - emas untuk perusahaan, abu-abu untuk pemerintah dan centang biru untuk individu termasuk selebriti.

"Menyakitkan, tapi perlu," katanya, seraya menambahkan bahwa akun terverifikasi akan diautentikasi secara manual sebelum cek diaktifkan.

Layanan berbayar yang diperbarui akan memungkinkan individu untuk memiliki logo sekunder yang lebih kecil dari organisasi mereka jika diverifikasi oleh mereka, katanya dalam tweet lain pada hari Jumat seperti disadur dari laman Reuters.

Usai Mem-PHK 3.700 Karyawan Pekan Lalu, Twitter Kembali Pecat 4.400 Karyawan Kontrak, Bangkrut?

"Penjelasan lebih panjang minggu depan."

Platform media sosial pada hari Senin menunda peluncurannya untuk membuatnya sangat mudah karena layanan tersebut diharapkan dapat membantu Twitter meningkatkan pendapatan pada saat Musk mencoba mempertahankan pengiklan setelah membeli perusahaan bulan lalu seharga 44 miliar dolar.

Layanan berlangganan, yang disebut oleh Musk sebagai "penyerataan hebat", dihentikan sementara pada 11 November karena akun palsu menjamur, memaksa orang terkaya di dunia itu untuk mengembalikan lencana "resmi" kepada beberapa pengguna.

Misalnya, seorang pengguna yang berpura-pura menjadi pembuat obat Eli Lilly and Co telah men-tweet bahwa insulin akan digratiskan, menyebabkan jatuhnya saham perusahaan dan memaksanya untuk mengeluarkan permintaan maaf.

Peraturan Baru Elon Musk, Semua Karyawan Twitter Dilarang WFH dan Wajib Kerja 40 Jam Tiap Minggu

Gejolak tersebut menyebabkan beberapa perusahaan termasuk General Motors (GM.N) dan United Airlines (UAL.O) untuk menjeda atau menarik kembali iklan di platform tersebut.

Namun, pertumbuhan pengguna di Twitter berada pada titik tertinggi sepanjang masa, menurut Musk.(*)

VIDEO VIRAL Wanita Ini Koleksi Bungkusan Mi Instan, Tertata Rapi di Dalam Sebuah Album

VIDEO Gubuk Pandai Besi Berusia 87 Tahun, Saksi Perjuangan Raup Rezeki

Kapolres Lhokseumawe dan Ketua Bhayangkari Bezuk Bocah Penderita Leukemia, Janji Belikan Sepeda

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved