Breaking News:

Internasional

UNESCO Masukkan Kopi Khawlani dan Unta Hedaa Arab Saudi Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

UNESCO memasukkan kopi Khawlani Saudi, dan keterampilan serta pengetahuan penanamannya, dan unta Heda'a ke Daftar Perwakilan Warisan Budaya Tak Benda.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Perkebunan kopi Arab Saudi di wilayah pegunungan Provinsi Jazan mulai berbunga 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - UNESCO memasukkan kopi Khawlani Saudi, dan keterampilan serta pengetahuan penanamannya, dan unta Heda'a ke Daftar Perwakilan Warisan Budaya Tak Benda Kemanusiaan.

Saudi Press Agency (SPA), Kamis (1/12/2022) melaporkan keputusan itu diambil di Maroko selama pertemuan tahunan Komite Antarpemerintah PBB untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda.

Kerajaan, bekerja sama dengan Oman dan Uni Emirat Arab (UEA) memimpin permohonan bersama untuk mendaftarkan Unta Heda'a, yang sudah menjadi tradisi lisan.

Di mana penggembala berkomunikasi dengan hewan mereka.

Komunikasi tersebut termasuk membimbing unta ke tempat yang aman selama badai pasir.

Bahkan, menginstruksikan untuk membuka mulut saat memberi makan dan berlutut untuk ditunggangi.

Baca juga: Apam Pidie Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya tak Benda Nasional

Pendaftaran kopi Khawlani melibatkan upaya beberapa badan termasuk Komisi Warisan, Kementerian Kebudayaan, Komite Nasional Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan.

Bahkan, Delegasi Tetap Saudi untuk UNESCO, Otoritas Kuliner, dan Masyarakat Saudi untuk Pelestarian Kopi. Warisan.

Kopi Khawlani, salah satu jenis yang paling mewah dan terkenal di dunia telah dibudidayakan di selatan Kerajaan selama lebih dari delapan abad.

Ini terkait dengan adat istiadat, puisi, dan nyanyian masyarakat daerah tersebut.

Dengan penambahan baru ini, Arab Saudi kini telah mendaftarkan 11 unsur budaya ke UNESCO.

Termasuk Majlis, kopi Arab, tarian Najdi Ardah, suling, elang, kucing Asiri, pohon palem, kerajinan tenun Sadu dan kaligrafi Arab.

Baca juga: Gayo Banyak Sumbang Warisan Budaya Tak Benda ke Unesco

Pendaftaran ini merupakan bagian dari Visi Arab Saudi 2030 yang bertujuan mendokumentasikan kekayaan warisan untuk generasi mendatang di dalam dan luar negeri.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved