Breaking News:

Berita Banda Aceh

Minyak Nilam Aceh Senilai Rp 2,5 M Diekspor ke Prancis

Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Atsiri Research Center (ARC) kembali mengekspor minyak nilam Aceh ke Prancis dengan nilai ekonomis Rp 2,5 miliar

Editor: bakri
FOTO HUMAS USK
Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan, bersama Kepala Bappeda Aceh, T Ahmad Dadek, Kadis Perkebunan dan Pertanian Aceh, Ir Cut Huzaimah MP, serta sejumlah pejabat lainnya memotong pita saat pelepasan ekspor minyak nilam Aceh di Gedung ARC USK, Darussalam, Banda Aceh, Senin (5/12/2022). 

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala ( USK) melalui Atsiri Research Center (ARC) kembali mengekspor minyak nilam Aceh ke Prancis dengan nilai ekonomis Rp 2,5 miliar.

Pelepasan komoditi ekspor tersebut dilakukan Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan, di Kantor ARC USK, Darussalam, Banda Aceh (5/12/2022).

Ekspor itu terlaksana atas dukungan dan kerja sama dengan beberapa pihak seperti Koperasi Inovasi Nilam Aceh (KINA), Nat Green, dan PT U Green Aromatics International.

Sebelumnya, ARC USK pada tahun 2021 lalu juga sudah berhasil mengekspor tiga ton minyak nilam Aceh.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bappeda Aceh, T Ahmad Dadek, Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir Cut Huzaimah MP, dan beberapa SKPA lain seperti Disperindag serta Dinas Koperasi dan UKM Aceh.

Hadir pula perwakilan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Ban Syariah Indonesia (BSI), Bank Aceh, Pegadaian, serta sejumlah pejabat USK seperti Ketua LPPM, Prof Taufik Abidin, Ketua Badan Pengembangan Bisnis USK/Kepala ARC, Dr Syaifullah Muhammad, Kepala UPT Kewirausahaan, Prof Hanafiah, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua ARC USK, Dr Syaifullah Muhammad, mengatakan, pihaknya sangat bersyukur karena upaya USK selama ini untuk membangkitkan kembali kejayaan nilam Aceh semakin menunjukkan titik terang.

Hal ini terlihat dengan keberhasilan USK melakukan ekspor komoditi unggulan Aceh ini.

Ekspor ini merupakan bagian dari milestone ARC yang kita rencanakan sejak lama.

Alhamdulillah, kerja keras dan niat baik kita akhirnya membuahkan hasil,” ucapnya.

Syaifullah menilai, ekspor ini sangat berarti tidak saja secara ekonomis melainkan mampu mendorong gairah masyarakat untuk giat menanam nilam.

Pasalnya, dengan ada ekspor, maka ARC membutuhkan minyak nilam yang makin banyak dari petani dengan harga yang tentunya menguntungkan masyarakat.

Baca juga: USK Launching Serum Antiaging, Produk Skin Care Turunan Minyak Nilam Aceh

Baca juga: ARC-USK dan Yayasan Hadji Kalla Ajari Pemuda Makasar Produk Inovasi Nilam

Direktur PT U Green Aromatics International, Faisal Al Farisi, menjelaskan, ekspor ini merupakan kolaborasi bisnis antara USK dan perusahaan asal Prancis yaitu Nat Green.

Ke depan, menurutnya, USK akan rutin mengekspor minyak nilam setiap dua bulan sekali.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved