Minggu, 12 April 2026

Internasional

Wisatawan China Dapat Perlakuan Khusus di Arab Saudi, Dari Bandara Sampai Objek Wisata

Para wisatawan yang datang China mendapat perlakuan khusus dari Kerajaan Arab Saudi.

Editor: M Nur Pakar
ArabNews/Rashid Hassan
Pengunjung berduyun-duyun melihat 'Wall of Fame' di Riyadh Season yang memiliki cetakan tangan dari selebriti regional dan internasional. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Para wisatawan yang datang China mendapat perlakuan khusus dari Kerajaan Arab Saudi.

Seperti Riyadh Airports Co, yang mengelola dan mengoperasikan Bandara Internasional King Khalid Riyadh mengatakan sedang menerapkan standar khusus untuk wisatawan China.

Dikatakan, khusus dirancang untuk membuat bandara dan layanannya lebih mudah diakses dan ramah pengguna bagi wisawatan China.

Perusahaan mengatakan fasilitas baru akan meningkatkan pengalaman wisatawan dari China dengan membantu mengatasi kendala bahasa.

Bahkan, menyediakan layanan utama, termasuk sistem pembayaran yang kompatibel dengan negara asal mereka.

Dilansir Arab News, Rabu (7/12/2022), inisiatif ini juga menyoroti ketersediaan e-visa bagi wisatawan Tiongkok yang ingin mengunjungi Kerajaan.

Baca juga: Bahasa dan Budaya Jadi Pilar Persahabatan Arab Saudi-Tiongkok, Rayakan Imlek di Festival Riyadh

Bagian penting dari strategi ini, meningkatkan penawaran hiburan dan pariwisata Kerajaan Red Sea Global (RSG).

RSG saat ini mengawasi penciptaan dua tujuan wisata mewah di Arab Saudi, Laut Merah dan Amaala.

Anton Bawab, Kepala Operasi RSG, memperkirakan peningkatan jumlah wisatawan China setelah pembatasan dicabut, tetapi Kerajaan dan RSG sudah siap menyambut mereka.

“Pasar China telah menunjukkan potensi luar biasa bagi negara mana pun yang membukanya, Eropa, Dubai, Maladewa,” katanya.

“Sebelum Covid-19, turis Tiongkok menyumbang hampir seperlima dari pengeluaran pariwisata global.

Arab Saudi memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan Tiongkok, dan khususnya RSG.

Di Laut Merah, wisatawan Tiongkok bisa mendapatkan pengalaman yang mirip dengan Maladewa, yang menjadi pilihan destinasi populer bagi mereka.

Tapi mereka juga bisa memadukannya dengan budaya, belanja, dan warisan Arab Saudi.(*)

Baca juga: Arab Saudi Jadikan China Sebagai Wisatawan Terbanyak, Targetkan 100 Juta Pengunjung Pada 2030

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved