Rabu, 22 April 2026

Internasional

Arab Saudi Gelar Konferensi Menteri Kebudayaan Arab, Dihadiri 20 Negara Arab dan Internasional

Kerajaan Arab Saudi menggelar Konferensi Menteri Kebudayaan Arab ke-23 di ibu kota, Riyadh.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Menteri Kebudayaan Arab Saudi Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi menggelar Konferensi Menteri Kebudayaan Arab ke-23 di ibu kota, Riyadh.

Saudi Press Agency (SPA), Kamis (8/12/2022) melaporkan Kementerian Kebudayaan Arab Saudi, bekerja sama dengan Organisasi Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Liga Arab.

Acara yang diselenggarakan di bawah naungan Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan, menteri kebudayaan, dan ketua Komite Nasional Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan ini dihadiri oleh para menteri.

Termasuk pejabat dari 20 negara Arab, serta perwakilan dari Liga Arab, serta organisasi regional dan internasional.

Menteri Kebudayaan yang juga Ketua Konferensi mengatakan sesi tahun ini, memiliki tema utama 'Budaya dan Masa Depan Hijau.

Dia menjelaskan konferensi ini untuk membuat sektor budaya lebih berkelanjutan.

Baca juga: UNESCO Masukkan Kopi Khawlani dan Unta Hedaa Arab Saudi Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

"Kami berusaha menjadikannya sebagai titik awalupaya internasional yang melibatkan sektor budaya dengan berbagai cabangnya, yang mencakup semua elemen rantai nilainya," tambahnya.

“Pemanfaatan budaya menuju masa depan hijau berkontribusi untuk menanamkan budaya dalam debat pembangunan global," katanya.

Dia mengatakan konferensi ini mendapat perhatian penuh dari Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Dia beralasan melalui partisipasi Kerajaan dalam platform budaya global, di mana 'Budaya dan tema masa depan hijau sesuai dengan tujuan Visi Kerajaan 2030.

Sebagai imbalannya, dia mengatakan dukungan Kerajaan terhadap upaya kolektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan praktik terkait untuk membuat sektor budaya lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Selama konferensi, para menteri memusatkan perhatian pada peran budaya dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Petualang Arab Saudi Berhasil Selesaikan Jalan Kaki 1.200 Km untuk Memperingati Hari Nasional UEA

Tetapi, juga berupaya mengembangkan kebijakan sektoral yang efektif yang memberikan nilai tambah bagi upaya bersama untuk bergerak menuju masa depan yang lebih kreatif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Pangeran Badr bertemu dengan rekannya dari Mesir Nevin Al-Kilany di sela-sela forum.

Kedua belah pihak langsung menandatangani nota kesepahaman untuk meningkatkan kerjasama di bidang budaya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved