Breaking News:

Internasional

Pakistan Akan Mendapat Manfaat Besar dari Kuatnya Hubungan Arab Saudi-China

Pakistan akan mendapat manfaat dari hubungan Arab Saudi-Tiongkok yang lebih kuat, kata para ahli.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Presiden China Xi Jinping turun dari tangga pesawat saat tiba di Riyadh, Arab Saudi pada Rabu (7/12/2022) malam. 

SERAMBINEWS.COM, ISLAMABAD - Pakistan akan mendapat manfaat dari hubungan Arab Saudi- Tiongkok yang lebih kuat.

Kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Kerajaan Arab Saudi diharapkan akan membawa lebih banyak investasi ke proyek Koridor Ekonomi Tiongkok- Pakistan (CPEC).

Xi tiba di Riyadh pada Rabu (7/12/2022) untuk kunjungan tiga hari yang bertujuan memperkuat hubungan perdagangan dan diharapkan mengarah pada kesepakatan strategis antara kekuatan regional.

Arab Saudi dan China diperkirakan akan menandatangani lebih dari 20 perjanjian awal senilai lebih dari $29,3 miliar selama perjalanan Xi.

Kedua negara juga sedang mendiskusikan rencana untuk menyelaraskan implementasi Visi 2030 dan Inisiatif Sabuk dan Jalan China (BRI) atau Jalur Sutera China

CPEC, koridor ekonomi senilai $65 miliar di Pakistan yang menghubungkan China ke Laut Arab merupakan bagian dari inisiatif infrastruktur Beijing, juga diharapkan ditampilkan dalam pertemuan Xi dengan Putra Mahkota.

Baca juga: Wisatawan China Dapat Perlakuan Khusus di Arab Saudi, Dari Bandara Sampai Objek Wisata

Arab Saudi tertarik menjadi bagian dari CPEC dengan ber investasi besar-besaran dan juga tertarik pada BRI," kata mantan duta besar Pakistan untuk China, Naghmana Hashmi kepada Arab News, Kamis (8/12/2022).

"Kunjungan ini akan memperbaiki keadaan, karena China menjadi inisiator utama dari kedua mega proyek tersebut,” tambahnya.

Arab Saudi, bersama UEA dan Jerman, merupaka negara yang telah menyatakan minatnya untuk ber investasi di CPEC.

Pada 2019, Kerajaan mengumumkan rencana untuk mendirikan kilang minyak senilai $10 miliar di pelabuhan air dalam Gwadar di Laut Arab.

CPEC, paket luas yang mencakup segala sesuatu mulai dari pembangunan jalan dan pembangkit listrik hingga pertanian.

Di negara Asia Selatan, itu telah disebut sebagai program pembangunan besar-besaran yang akan membawa kemakmuran baru, di mana rata-rata warga hidup hanya dengan $125 sebulan.

Baca juga: Penghargaan Pangeran Mohammed bin Salman Untuk Kerjasama Budaya Arab Saudi dan China

“Persahabatan yang tumbuh antara China dan Arab Saudi akan menguntungkan Pakistan karena negara tersebut memiliki hubungan yang sangat baik dengan keduanya," tambahnya.

"Keduanya merupakan pilar kekuatan bagi kami,” kata Hashmi.

Pakar hubungan internasional Zafar Jaspal mengatakan kunjungan tersebut akan memiliki dampak konstrukti dan positif pada CPEC dan membuka jalan bagi investasi Arab Saudi.

Perjalanan Xi ke Riyadh dapat berfungsi sebagai titik konvergensi besar antara Pakistan, China, dan Arab Saudi, kata Dr. Huma Baqai, pakar hubungan internasional dan rektor Institut Teknologi dan Kewirausahaan Milenium di Karachi.

“Kunjungan tersebut dapat memberikan dorongan dan momentum yang diperlukan untuk investasi Saudi yang dimaksud dalam proyek unggulan BRI,” katanya.(*)

Baca juga: Arab Saudi Sudah Menjadi Mitra Dagang Terbesar China di Timur Tengah dan Afrika Utara

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved