Selasa, 19 Mei 2026

Kesehatan

Begini Resep Bekatul Jadi Obat Sakit Maag Ampuh Ala dr Zaidul Akbar, Cukup Campur Madu dan Garam

Ahli kesehatan yang juga dikenal sebagai pakar obat herbal, dr Zaidul Akbar mengungkap resep bekatul untuk obat sakit maag.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Ansari Hasyim
Freepik.com
Ilustrasi Bekatul 

Begini Resep Bekatul Jadi Obat Sakit Maag Ampuh Ala dr Zaidul Akbar, Cukup Campur Madu dan Garam

SERAMBINEWS.COM - Ahli kesehatan yang juga dikenal sebagai pakar obat herbal, dr Zaidul Akbar mengungkap resep bekatul untuk obat sakit maag.

Bekatul bisa diolah menjadi obat untuk sakit maag kata dr Zadiul Akbar bila diolah dengan baik dan benar.

Berikut cara mengolah bekatul untuk obat sakit maag ala dr Zaidul Akbar, cukup campur dengan madu dan garam.

Menurut dr Zaidul Akbar, bekatul merupakan sumber serat terbaik untuk tubuh dan bisa mengobati sakit maag.

Bekatul (bran) adalah lapisan luar dari beras yang terlepas saat proses penumbukan atau penggilingan gabah.

Bekatul sekilas memang mirip dengan dedak karena sama-sama memiliki warna krem atau cokelat muda.

Baca juga: Cegah Lonjakan Gula di Tubuh, dr Zaidul Akbar Anjurkan Minum Cuka Apel sebelum Makan, Ini Resepnya

Tapi keduanya merupakan hal yang berbeda.

Bekatul merupakan kulit padi bagian dalam atau bisa disebut selaput biji.

Sedangkan, dedak adalah hasil samping proses penggilingan pagi yang terdiri atas lapisan luar butiran padi dengan sejumlah lembaga biji.

Seiring dengan perkembangan teknologi, sedikit demi sedikit kebiasaan menumbuk padi di masyarakat kian ditinggalkan.

Banyak petani kini cenderung memanfaatkan keberadaan huller atau penggilingan bermesin karena proses pembersihan gabahnya bisa lebih cepat.

Sebagai dampak akan hal itu, pengonsumsian beras yang masih mengandung bekatul sudah mulai ditinggalkan.

Baca juga: Cara Olah Bonggol Nanas ala dr Zaidul Akbar untuk Obat Sinus, Campur Habbatussauda, Madu dan Garam

Saat ini hampir bisa dipastikan tidak ada lagi bekatul yang terisa atau menempel di beras yang dihasilkan dari proses penggilingan dengan bantuan mesin.

Padahal menurut dr Zaidul Akbar, bekatul mengandung serat yang tinggi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved