Info Singkil

Aceh Singkil Terima Dua Penghargaan Kebudayaan dari Kemendikbudristek

Menurut Khalilulah, kebudayaan yang telah ditetapkan sebagai WBTB, wajib dilestarikan. Sehingga dapat naik kelas dengan mendapat pengakuan dunia.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Tari Ambe-ambeken kesenian asal Aceh Singkil, ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda tahun 2022 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia, tampil dalam pembukaan Festival Kesenian Tradisional di Alun-alun Singkil, Selasa (13/12/2022). 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kabupaten Aceh Singkil menerima dua piagam penghargaan kebudayan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia tahun 2022.

Masing-masing piagam penetapan tari ambe-ambeken sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia asal Aceh Singkil.

Kemudian anugrah kebudayaan yang diterima Bahaudin alias Keuchik Baha sebagai maestro tari tradisional asal Aceh Singkil.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Khalilullah, mengatakan hingga 2022 sudah empat kebudayaan yang ditetapkan sebagai WBTB.

Proyek Multi Years di Aceh Terkendala Cuaca, AKA Minta Pemerintah Perpanjang Kontrak tanpa Denda

Yaitu tari dampeng, tari menatakh hinai, alat musik canang kayu dan tari ambe-ambeken.

"Kita dituntut untuk terus melestarikan agar keragaman budaya di Indonesia bisa mendapat pengakuan," ujar Khalilullah, Selasa (13/12/2022).

Menurut Khalilulah, kebudayaan yang telah ditetapkan sebagai WBTB, wajib dilestarikan. Sehingga dapat naik kelas dengan mendapat pengakuan dunia.

Proyek Multi Years di Aceh Terkendala Cuaca, AKA Minta Pemerintah Perpanjang Kontrak tanpa Denda

Sementara itu Penjabat (Pj) Aceh Singkil, Marthunis, mengatakan anugrah ini mengkonfirmasi daerahnya memiliki banyak budaya.

Budaya tersebut berasal dari kreasi pendahulu. Sehingga sebagai generasi penerus wajib melestarikan dan mengembangkannya.

"Budaya yang awal harus bertahan dan dikembangkan. Kesenian tradisional ini bisa mengikuti perkembangan dunia," ujarnya.

Sebelumnya Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Putri Juliana, menyebutkan pihaknya menyelenggarakan festival tari ambe-ambeken, sebagai salah satu upaya melestarikan.

"Mengapa tari ambe-ambeken yg dilombakan, karena tahun 2022 masuk sebagai warisan budaya tak benda," kata Putri.(*)

Putri Candrawathi Bantah Beri HP dan Uang, Bharada E Sodorkan Bukti Sebuah Foto

Baca juga: Antrean Panjang Kendaraan di SPBU, Pemerintah Diminta Serius Atasi Kelangkaan BBM

Baca juga: DPR Sahkan Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Yudo Janji TNI Netral pada Pemilu 2024

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved