Sidang Pembunuhan Brigadir J
Angin Segar untuk Bharada Eliezer, Saksi Ahli Kriminologi UI Ungkap Fakta Ini di Persidangan
Angin segar untuk Bharada Eliezer, Saksi Ahli Kriminologi Universitas Indonesia (UI) ungkap fakta ini di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi

"Dan itu perencanaan, kelihatan sekali dalam kronologi," tambahnya.
Baca juga: Hasil Lie Detector: Putri Candrawathi Terindikasi Paling Bohong, Diikuti Ferdy Sambo dan Kuat Maruf
Peran Para Terdakwa di Mata Ahli Kriminolog
Saksi Ahli Kriminologi UI, Muhammad Mustofa menyampaikan, Putri Candrawathi sebagai istri sama perannya seperti Ferdy Sambo yakni sebagai majikan.
Sementara tiga terdakwa lainnya seperti Eliezer, Ricky dan Kuat, hanya diikutsertakan sebagai status bawahan yang sulit berbuat apa-apa.
"Yang lain-lain diikutsertakan itu dalam keadaan dia bawahan, sehingga kemungkinan untuk menolak juga menjadi lebih kecil," ungkap Mustofa.
"Apalagi barangkali juga karena sudah bekerja lama, hubungan emosional seperti saudara juga bisa terbangun, sehingga lebih mendorong untuk melakukan," tambahnya.
Baca juga: Bharada Eliezer Masuk Toilet Berdoa: Tuhan, Kalau Bisa Ubah Pikiran Pak Sambo Biar Gak Jadi Nembak
Kemudian jaksa sempat bertanya, dari tiga terdakwa yang menjadi ajudan dan ART Ferdy Sambo itu, masuk kategori apa.
Ahli Kriminologi UI menjelaskan, status mereka hanya diikutsertakan dan tidak bisa disebut secara bersama-sama dalam kasus pembunuhan Yosua.
"Kalau secara bersama-sama secara sosiologis tidak bisa, harus ada yang mengkoordinasi, memimpin dan harus bertanggung jawab," jelas Mustofa.
"Sehingga yang lain-lain akan ikut serta, tanpa kemampuan memerintah yang betul-betul ditaati, orang tidak akan ikut serta," tambahnya.
Menurunya, status sebagai bawahan membuat para ajudan dan ART Sambo kesulitan menolak perintah mantan Kadiv Propam Polri itu.
"Status sebagai bawahan itu yang menyebabkan tidak bisa atau kemungkinan kecil untuk menolak perintah," pungkasnya.
Baca juga: Sambo Bikin Skenario, Pengacara Malah Marah ke Bharada Eliezer: Tujuan Saudara Berbohong untuk Apa?
Eliezer Masuk Toilet Berdoa Ubah Pikiran Sambo Agar Batal Menembak
Sebelumnya Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada Eliezer sempat masuk toilet berdoa sebelum menembak Brigadir J.
Hal itu diungkapkannya saat sidang lanjutan kasus pembunuhan Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022) lalu.